Page 44 - PJBL Rahma Aulia
P. 44

•  Retaining Latch
                            Retaining  Latch  adalah  “tap”  plastic  kecil  (tab)  pada  konektor  RJ45  yang  “mengunci”
                            konektor  di  port  ketika  dicolokan,  agar  tidak  mudah  lepas.  Retaining  Latch  berfungsi
                            menjaga agar kabel jaringan tidak terlepas (fix the network cable and prevent it form falling
                            off).  Saat  mencabut,  biasanya  kita  harus  menekan  Retaining  Latch  agar  bisa  melepas
                            konektor dengan aman.
                        •  Insulated Conductor Holes (Lubang Konduktor Berisolasi)
                            Di dalam konektor RJ45 terdapat kanal – kanal plastik (insulated channels) yang membagi
                            jalur untuk delapan kawat (konduktor) kabel Enthernet. Kanal ini menjaga agar kawat berada
                            di posisi yang benar sebelum di crimp atau dijepit.

                            Selain itu, ada “lubang konduktor berisolasi” di konektor yang dirancang agar kawat yang
                            sudah berisolasi yakni masih memiliki lapisan isolasi plastic bisa ditempatkan dengan rapat
                            dan tepat sebelum kontak dijepit. Delapan lubang konduktor terisolasi atau (eight insulated
                            conductor holes) sering diatur rapi, tapi bisa berbeda tergantung jenis dan pabrikan konstruksi
                            RJ45.  Struktur  seperti  ini  membantu  menjaga  kesetabilan  sinyal  dan  posisi  kawat  agar
                            terminasi lebih baik.

                     C.  Jenis Konektor RJ45
                        Berikut dibawah ini pembahasan mengenai setiap jenis - jenis konektor RJ45:

                        •  Kabel Cross Over
                            Pada jenis kabel cross over, konektor RJ45 berfungsi untuk membuat dua jenis perangkat
                            jaringan  untuk  saling  terhubung  dalam  proses  hierarki  setingkat.  Misal  saat  kalian
                            menghubungkan router dengan router atau enghubungkan computer pada AP radio maka tipe
                            kabel cross over ini dapat digunakan.
                        •  Kabel Straight Through
                            Pada  tipe  yang  satu  ini,  fungsi  konektor  RJ45  adalah  untuk  menghubungkan  dua  jenis
                            peangkat jaringan dengan hierarki yang berbeda. Contoh pemakain kabel straight through
                            adalah pada saat kalian menghubungkan computer dengan switch. Pada saat itu, tipe soket
                            yang paling mudah digunakan untuk membantu proses setting adalah soket dengan tipe RJ45.
                        •  Kabel Roll Over
                            Konfigurasi kabel roll over bisa dibilang sebagai tipe koneksi yang paling sederhana. Untuk
                            membuatnya, kalian hanya perlu membalik fungsi kabel dari satu sisi ke sisi lainnya. Kabel
                            tipe roll over bisa didapatkan pada beberapa tipe jaringan. Salah satu contohnya adalah pada
                            koneksi antara komputer dengan router.
                        •  Kabel CAT
                            Selanjutnya, konektor RJ45 juga bisa ditemukan penggunanya pada kabel CAT. CAT ini
                            merupakan perangkat yang sering dipakai pada tipe jaringan LAN (Local Area Network).
                            Fungsinya  sendiri  adalah  membantu  proses  transmisi  data  antarbeberapa  perangkat  yang
                            terhubung dalam sebuah jaringan ethernet. Pada umumnya, ada dua jenis kabel yang sering
                            dipakai pada jaringan ethernet, yaitu kabel UTP dan STP. Dalam penggunaannya, kedua
                            kabel tersebut butuh  peran dari konektor RJ45.

                     D.  Fungsi konektor RJ45
                        RJ45 merupakan konektor yang sering diguanakn pada topologi jaringan. Konektor ini didesain
                        dengan cermat sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya.




                                                                                                                   36
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49