Page 83 - PGSD-MODUL 1 BAHASA INDONESIA
P. 83
kelinci buatan yang mirip dengan
Kelinci keras kepala itu dan
melatakannya di tengah lading.
Ketika Kelinci keluar dari lubang
dan masuk dari pagar berduri seperti
biasanya, ia melihat ada yang
menyerupainya di tengah kebun. Ia
mengira itu kelinci lain. Kemudian
Kelinci Kecil menghampiri kelinci
buatan yang berdiri di hadapannya.
“Apa yang kau lakukan di kebun ini?
Apa yang kau inginkan? Kau kira
kau lebih kuat dari diriku? tanya
Kelinci Kecil kesal. Ia memukulnya
dengan tangan kanannya. Tangannya
menyentuh kelinci getah itu, dan
tentu saja ia tidak dapat
melepaskannya.
Kelinci buatan itu seolah
menggerakkan tangannya dan
menangkap tangan kanan Kelinci
Kecil sehingga ia tidak dapat
melapaskan tangannya.
“Ugh! Kau memegang tanganku?”
hardik Kelinci Kecil sambil
memukul dengan tangan kirinya.
Kelinci nakal itu berusaha
melepaskan tangannya. Ia bergerak
ke kiri dan ke kanan, tetapi tetap
tidak berhasil. Karena gerakannya
itu, kelinci getah menyentuh bulu
dan ekornya. Pada saat itu, keluarlah
Serigala dari balik pohon.
“Sekarang kau terkena tipuanku, aku
akan meninggalkanmu agar kau
tersiksa oleh getah ini,” kata serigala
sambil menyeringai puas.
“Aku senang seperti ini. Getah ini
tidak menyakitiku. Aku akan merasa
sakit jika kau lemparkan aku ke atas
duri itu,” kata Kelinci Kecil sambil
matanya mengerling kea rah duri
pagar.
“Baik, jika duri membuatmu sakit,
aku akan melemparkanmu ke sana,”
ujar Serigala kesal. Kemudian ia

