Page 37 - Modul 1 Pengenalan Anti Pencucian Uang Indonesia
P. 37
b. Custodian,wali amanat,lembaga penyimpanan dan penyelesaian, pedagang valuta
asing, dana pensiun, perusahaan asuransi,dan kantor pos
c. Balai Lelang,pPerusahaan properti, pedagang emas dan permata, pedagang barang
seni dan antik
d. Jawaban a dan b benar
Pertanyaan 23.
Jenis laporan apakah yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada
PPATK?
a. CBCC (Cross Border Cash Carrying) atau Laporan Pembawaan Uang Tunai
keluar/ masuk wilayah RI
b. STR (Suspicious Transaction Report) atau LTKM (Laporan Transaksi Keuangan
Mencurigakan)
c. STR dan CTR
d. CTR (Cash Transaction Report) atau LTKT (laporan Transaksi Keuangan Tunai)
Pertanyaan 24.
Berkaitan dengan Laporan Pembawaan Uang Tunai (Cross Border Cash Carrying/CBCC),
berikut ini adalah pernyataan yang benar :
a. Setiap orang yang membawa uang tunai berupa rupiah sebesar Rp 100.000.000
(seratus juta rupiah) atau lebih atau dalam mata uang asing yang setara,
kedalam atau keluar wilayah RI wajib melaporkan kepada Ditjen Bea dan Cukai
b. Setiap orang yang membawa harta benda yang nilainya sebesar Rp 100.000.000
(seratus juta rupiah) atau lebih, kedalam atau keluar wilayah RI wajib melaporkan
kepada Ditjen Bea dan Cukai
c. Setiap orang yang masuk atau keluar wilayah RI tidak wajib melaporkan kepada
Ditjen Bea dan Cukai apabila membawa uang tunai karena negara Indonesia menganut
rezim devisa bebas.
d. Tidak ada jawaban yang benar
Pertanyaan 25.
Instansi manakah yang memiliki wewenang melakukan penyidikan tindak pidana pencucian
uang ?
a. Kepolisian Negara Republik Indonesia
b. Kejaksaan
37 Modul Pengenalan Anti Pencucian Uang Indonesia

