Page 85 - E-Book seni budaya kelas 12
P. 85
A. Konsep Seni Musik
Mengingat pentingnya pendidikan seni budaya dalam kehidupan
masyarakat, pembahasan materi ajar ini berisi tentang paradigma seni musik
untuk dipraktikan dan dikuasai siswa. Dengan demikian, setiap siswa mampu
mengembangkan potensi dirinya dengan memanfaatkan media yang tersedia
di lingkungan sekitarnya. Hal itu dilakukan untuk penanaman edukasi dan
estetika yang berpedoman pada keragaman seni tradisional daerah sebagai
akar budaya bangsa.
Berkaitan dengan hal di atas, seni budaya selain sebagai basis seni
tradisional dan modern, seni Nusantara, beserta jenis, fungsi, dan peranan
musik. Nilai estetik musikal juga menyeimbangkan pola pikir dalam
mengembangkan gagasan kreatif yang dimiliki siswa pembelajar akan
menjadi dasar untuk berkreativitas. Semua itu disatupadukan melalui bahasan
pokok seni musik, yang merupakan cerminan kehidupan masyarakat daerah di
Indonesia dan mancanegara yang menempati kedudukan sangat berguna bagi
proses penanaman jatidiri suatu bangsa.
Bermacam-macam karya seni musik lahir dan berkembang di negeri
tercinta ini, mulai dari musik vokal dalam bentuk lagu yang berupa nyanyian,
sampai pada musik instrumen yang ditimbulkan dari suara alat yang berupa
instrumentalia. Mendengarkan musik adalah kegiatan yang bersifat auditif,
artinya menangkap bunyi, suara, dan nada melalui indera pendengaran. Selain
itu, ada pula kegiatan mendengarkan musik secara imajinatif (ditangkap dalam
hati). Hal ini tejadi karena dilakukan tanpa adanya suara atau bunyi yang
didengar secara sesungguhnya, tetapi bunyi musiknya diserap lewat kegiatan
membaca nada-nada atau notasi musik, artinya membaca musik secara visual
karena dibantu dengan partitur.
Secara garis besar jenis karya seni musik dapat dibedakan menjadi dua
kelompok. Seperti biasa amati bagan seni musik berikut ini
Seni Budaya 71