Page 245 - Keterangan Pers Kepala Badan POM dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta
P. 245

―Nanti ada juga transfer technology dari Sinovac, dalam hal ini yang akan diproses di
               kapasitas produksi yang dimiliki oleh Biofarma.‖

               2. Vaksin Sinopharm dari Uni Emirat Arab (UEA)
               Vaksin  kedua  yang  disebut  bakal siap di Indonesia  pada  awal tahun 2021  adalah
               vaksin  Sinopaharm.  Vaksin  tersebut  merupakan  hasil  kerja  sama  antara  Kimia
               Farma dengan perusahaan bioteknologi Uni Emirat Arab (UEA) yang bernama G42.

               Penny  menjelaskan  jika  vaksin  tersebut  nantinya  sudah  menjadi  produk  jadi.  Ia
               sendiri  mengaku  sudah  datang  langsung  ke  UEA  untuk  melihat  langsung  dan
               memastikan uji klinis vaksin Sinopharm dilakukan dengan baik.

               ‖Ada juga yang kedua adalah kesempatan kerja sama dengan G42 dari Uni Emirat
               Arab,  itu  adalah  produk  jadi,  Insya  Allah  harapannya  adalah  produk  jadi,‖  ungkap
               Penny. ―Saya kira ada percepatan yang dikaitkan dengan akses pada vaksin pada
               waktunya nanti, sekitar 2020, awal 2021.‖

               (wk/lian)
   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249   250