Page 45 - TEORI & PRAKTIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF
P. 45

tipe belajar, yaitu: (1) Technical learning (belajar teknis), Peserta didik

                       belajar berinteraksi dengan alam sekelilingnya. (2) Practical elarning
                       (belajar praktis) Belajar  praktis  adalah belajar bagaimana seseorang

                       dapat berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, yaitu dengan orang-
                       orang di sekelilingnya dengan baik. (3) Emancipatory learning (belajar

                       emansipatori),  Belajar  emansipatoris  menekankan  upaya  agar
                       seseorang mencapai suatu pemahaman dan kesadaran yang tinggi akan

                       terjadinya  perubahan  atau  transformasi  budaya  dalam  lingkungan

                       sosialnya.
                    d.  Benjamin Samuel Bloom (1913-1999) dan David Krathwohl (1921-

                        2016)
                       Tujuan  belajar  yang  dikemukakan  oleh  Bloom  dan  Krathwohl

                       dirangkum dalam tiga kawasan yang biasa disebut dengan Taksonomi
                       Bloom. Ketiga kawasan taksonomi Bloom tersebut diuraikan sebagai

                       berikut:

                       1.  Kawasan  kognitif,  Anderson  dan  Krathwohl  (2001)  melakukan
                           revisi  kawasan  kognitif.  Terdapat  6  tingkatan  pada  kawasan

                           kognitif,   yaitu:   mengingat,     memahami,      menerapkan,

                           menganalisis, menilai dan mencipta.
                       2.  Kawasan  afektif,  terdapat  5  tingkatan  pada  kawasan  ini,  yaitu:

                           penerimaan, pemberian respon, pemberian nilai atau penghargaan,
                           pengorganisasian dan karakterisasi.

                       3.  Kawasan Psikomotor. Terdiri atas 5 yaitu :
                             Peniruan, kemampuan mengamati gerakan.

                             Penggunaan,  kemampuan  mengikuti  pengarahan,  gerakan

                               pilihan dan pendukung.
                             Ketepatan, kemampuan memberikan respon atau melakukan

                               gerak dengan benar.



                                                      36
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50