Page 17 - LAPORAN REKTOR 2022.cdr
P. 17
Umum PBNU (KH Abdurrahman Wahid), beliau memberi amanat pertama,
agar dalam kepengurusan yayasan diatur hubungan hirarki antara Yayasan
dengan NU. Jangan sampai yayasan nantinya keluar dari NU, maka konsep
hubungan hirarki yayasan dengan NU, Gus Dur memerintahkan sekretaris
yayasan (Mudzakkir Ali) berdiskusi dengan Fajrul Falah. Untuk keperluan
tersebut, selanjutnya PBNU menunjuk 3 (tiga) orang dan PWNU 3 (tiga)
orang untuk duduk di dalam kepengurusan yayasan. Kedua, nama
universitas tidak harus memakai nama NU, tetapi Islam dan NU harus
menjadi ruh universitas. Ketiga, mencari nama universitas perlu ziarah KH
Sholeh Darat, yang dilakukan dengan membaca al-fatihah 1000 kali tiap
tengah malam selama 7 hari berturut-turut, bahkan kemudian dilanjutkan
sampai 40 malam. Ini menunjukkan bahwa pendirian Unwahas melalui jalan
spiritual, termasuk ziarah aulia perlu dilestarikan dalam pengelolaan
Unwahas.
2. KH Syamsuddin Anwar pada saat bersama-sama berjuang untuk pendirian
Unwahas, selalu berpesan, pertama: Unwahas ini harus dijaga Ke-NU-an nya.
Kedua: tujuan Unwahas didirikan untuk meningkatkan SDM warga NU dan
meningkatkan martabat bangsa yang berkarakter Aswaja yang harus dijaga.
Ketiga: Yayasan dan Unwahas agar ditata dan dijaga hubungannya dengan
NU, jangan sampai yayasan dan Unwahas menjadi milik perorangan.
Pesan atau amanat atau wasiat tersebut harus menjadi pegangan penting bagi
semua pihak yang terlibat di Yayasan dan Unwahas.
15

