Page 310 - MATEMATIKA-BG-KLS-VII_Spread
P. 310

Ta k a k a z u         S e k i

              Sekitar tahun 1640~1708

                  Seki  Takakazu  adalah   ahli  wasan
              (matematika Jepang) yang aktif di zaman Edo,
              yang sekarang disebut “sekisei”.
                  Terdapat berbagai teori tentang tahun
              kelahiran dan tempat lahir dari Seki Takakazu
              yang hingga kini masih belum jelas. Berdasarkan
              beberapa penelitian, terdapat teori yang
              menyatakan bahwa ia lahir pada tahun 1637,
              ada yang menyebutkan ia lahir tahun 1642
              di Joshu Fujioka (yang sekarang adalah kota
              Fujioka, perfektur Gunma), ada pula yang
              menyatakan bahwa ia lahir di Edo (sekarang
              Tokyo). Meskipun ia adalah sosok hebat dalam
              sejarah perkembangan matematika di Jepang,
              kesimpangsiuran teori-teori tersebut konon
              disebabkan karena terputusnya keluarga Seki
              sehingga sejarah tentangnya masih belum
              banyak diketahui hingga sekarang.
                  Namun masih banyak hal yang tersisa dari
              pencapaian Seki Takakazu, dan salah satu yang
              paling terkenal adalah gagasan ekspresi aljabar
              yang disebut “metode penulisan samping”. Operasi
              dasar dari “metode penulisan samping” ditunjukkan   Sangaku
              pada tabel berikut. Karena wasan biasanya ditulis
              secara vertikal, maka metode tersebut berbeda dari   Sangaku adalah tempat di mana soal-soal
              ekspresi lainnya pada saat itu.            matematika ditulis. Pada zaman Edo, sngaku
                                                         didedikasikan untuk tempat-tempat suci dan
                                                         kuil. Banyak sangaku yang berkaitan erat
                                                         dengan geometri, tidak hanya berdedikasi
                                                         untuk para ahli matematika, namun juga untuk
                                                         ahli matematika secara umum. Sangaku yang
                 akar pangkat 3 dari A  Akar kuadrat dari A (juga hasil baginya)  Akar kuadrat dari A (juga hasil baginya)  A dipangkatkan 2  A B (ditemukan di abad berikutnya)  pernah ada disebutkan ada 1000 buah (sekitar
                                                         400 buah di zaman Edo).
                                                         1.   Sangaku dari Kuil Akiba (Kota Nagaoka,
                                                            perfektur Niigata)
                                                            Foto sangaku di atas merupakan sangaku
                                                    A B
                                               A B
                                          A B
                                                         yang ada pada tahun 1893, ditulis oleh
                                                         Yoshitsugu Kaemon dan murid-muridnya dari
                Akar   Akar   A   A
               pangkat  kuadrat  pangkat  pangkat   A : B  A × B  A – B  A + B  kota Tochiyo. Soal yang ada pada foto adalah
                3 A   A   4    2
               (simbol) (simbol) (simbol) (simbol)       bagaimana memasukkan tiga buah lingkaran
                                                         ukuran besar, sedang, dan kecil ke dalam
                  Seki  Takakazu  telah  memiliki  banyak  segitiga yang tepat, menemukan diameter dari
              pencapaian selain “metode penulisan samping”, di   tiap lingkaran, serta mecari tahu tinggi dan alas
              antaranya menemukan rasio keliling yang benar  segitiga.
              hingga 11 digit dan menemukan deter-minannya.

              302
   305   306   307   308   309   310   311   312   313   314   315