Page 312 - MATEMATIKA-BG-KLS-VII_Spread
P. 312

Pengubinan

                  Desain motif tradisional Jepang dapat
              ditemukan pada kerajinan tradisional Narihara
              Goushi dan kotak rahasia Hakone dengan tekstil
              kayu, dan banyak pola yang menggunakan
              paving. Selain itu, paving digunakan  pada kese-
              luruhan kerajinan seperti pola lantai keramik.
                  Motif tersebut diangkat sebagai materi
              yang berkaitan dengan bab 5 “Bangun ruang”.

               1.   Narihira goushi
                  pada  abad   ke  9,  Narihira  goushi
              dikembangkan sebagai barang pertukaran
              ke luar negeri. Sambil mencari sumbernya
              di Inggris, Bohemia, Cina, dan selebihnya,
              karakteristik kejepangan seperti pada “Bokashi”
              sebelumnya didesain oleh Shimatsu Nariakira,
              petinggi keluarga Shimazu. Namun pada
              tahun 1858, Nariakira tumbang dengan cepat
              dan pabriknya diserang oleh pemberontakan
              Satsuma di tahun 1863.
                  Kemudian pada tahun 1985, bangkit
              kembali untuk menghidupkan sejarah kerajinan
              kaca, dan berlanjut hingga sekarang.
               2.   Pegasus (M.C.I Escher)
                                                         Pola Narihira
                  Pegasus adalah karya Escher yang ahli
              dalam menggambar berbagai gambar dengan       Pola ini adalah pola bentuk belah ketupat
              pola berulang (paving). Escher adalah pelukis  yang menggabungkan garis tebal dan
              asal Belanda yang telah menelurkan banyak     tipis, dengan pola bersilang di dalam
              karya selain pola berulang berupa art print dan     belah ketupatnya. Disebutkan bahwa pola
              gambar ilusi.                                 ini selalu digunakan untuk pakaian yang
                                                            dipakai oleh Narihira, seorang penyair dari
               3.   Desain Tradisional Jepang
                                                            zaman Heian.
                  “Monyou” dibuat dengan menghubungkan
                                                         Pola panah bulu
              pola berdasarkan bentuk geometris. Terdapat
              berbagai pola tradisional dari Monyou, salah  Anak panah memiliki arti yang positif,
              satu yang paling mewakili adalah pola cangkang   seperti seperti membasmi setan dan
              kura-kura yang disebut-sebut sebagai akar dari   mengenai sasaran. Khususnya, karena anak
              Monyou (pola khas Jepang).                    panah yang dilepas tidak akan berbalik
                  Foto-foto pada buku teks halaman 264      ke arah pemanah, dikatakan bahwa jika
              merupakan pola tradisional “Edo komon”.       membawa kimono dengan motif ini saat
                                                            pernikahan, maka kimono tersebut takkan
              Pola cangkang kura-kura
                                                            kembali.
                  Sama seperti pola pada Narihira, pola ini
                                                         Pola belah ketupat dan bunga
                  juga dibuat berdasakan pola bentuk belah
                  ketupat. iturnya lebih mengimitasi bentuk   Sama seperti pola pada Narihira, pola ini
                  bunga krisantium dibandingkan bentuk      juga dibuat berdasakan pola bentuk belah
                  salib.                                    ketupat.

              304
   307   308   309   310   311   312   313   314   315   316   317