Page 33 - MATEMATIKA-BG-KLS-VII_Spread
P. 33
10. Penjelasan
Sifat Komutatif dan Asosiatif Penjumlahan
Commutative and Associative Properties of Addition
Ini merupakan permasalahan untuk
Apakah aturan penjumlahan yang telah Ulasan memastikan apakah aturan penjumlahan
Menukar tempat dua bilangan BAB 1 │
kita pelajari di Sekolah Dasar juga berlaku
yang dijumlahkan tidak akan
pada penjumlahan bilangan positif dan mengubah hasilnya. (sifat komutatif dan sifat asosiatif) yang
negatif? Hitunglah a dan b kemudian □+△=△+□
Ketika menjumlahkan tiga Bilangan Bulat
bandingkan. Periksa kembali dengan bilangan, mengubah urutan dipelajari di kelas 4 sekolah dasar berlaku untuk
menggunakan beberapa bilangan yang lain. penjumlahan tidak akan
mengubah hasilnya. penjumlahan bilangan positif dan negatif.
1 a (5) + (-7) (□+△) +◯
= □ + ( △ + ◯ ) Kelas VI - I
Hlm. 95
b (-7) + (5) Pastikan kembali perbedaan rumus a dan b dan
Berpikir Matematis
2 a {(-3) + (6)} + (4)
Kamu dapat menemukan aturan mengerjakannya.
penjumlahan dengan jawaban dari
b (-3) + {(6) + (-4)}
pernyataan matematis jumlahan.
Catatan Kita juga dapat menggunakan simbol [ ]
untuk menggantikan { } kurung kurawal
11. Penjelasan pemikiran matematis 2
Sifat berikut ini juga berlaku pada jumlahan bilangan- Kita dapat mengganti
dengan suatu bilangan,
bilangan positif dan negatif.
termasuk bilangan positif,
Sifat komutatif penjumlahan bilangan negatif, dan 0. Ini adalah contoh cara berpikir induktif,
a + b = b + a
Sifat asosiatif penjumlahan tapi saya ingin membuat orang menyadarinya
(a + b) + c = a + (b + c)
sebagai salah satu cara berpikir matematis
Kita dapat menggunakan sifat komutatif dan asosiatif
penjumlahan untuk mengubah urutan bilangan Di sini, selain rumus yang ditunjukkan di
penghitungan (operasi).
, pastikan dengan angka konkret sehingga
Contoh 6 (11) + (-5) + (9) + (-7) Ubah urutan bilangan berdasarkan sifat
komutatif.
= (11) + (9) + (-5) + (-7) dapat menurunkan rumus yang telah dipelajari
Jumlahkan bilangan positif dengan
= (20) + (-12) bilangan positif, bilangan negatif dengan di sekolah dasar
= 8 bilangan negatif menggunakan sifat
asosiatif.
12. Penjelasan Contoh 6
Soal 9 Hitunglah.
1 (-12) + (7) + (-6) + (3)
2 (19) + (-5) + (-28) + (-14) Contoh 6 menunjukkan metode kalkulasi
yang menjadi dasar penjumlahan aljabar. Untuk
Sekarang kita dapat menjumlahkan bilangan Apakah kita juga dapat
positif dan negatif seperti yang kita lakukan di membagi bilangan positif dan
sekolah dasar. negatif? Hlm.26 membantu memahami cara menggunakan
hukum penghitungan, mungkin ingin mem-
Bab 1 Bilangan Bulat 25
perlihatkan prosedur berikut ini.
Contoh (+3) + (-9) + (+4)
Jawaban = {(+3) + (-9)} + (+4) Sifat asosiatif
= (+3) + {(-9) + (+4)} Sifat komutatif
= (+3) + {(+4) + -9)} Sifat asosiatif
(1) Baik a dan b sama dengan -2. = {(+3) + (+4)} + -9)
Contoh = (+7) + (-9)
(-2) + (+6) = +4 = -2
(2) Baik a dan b sama dengan -1 13. Penjelasan balon percakapan
Contoh {(-1) + (+5)} + (–2) = +2
(-1) + {(+5) + (-2)} = +2 Mengenai penjumlahan bilangan positif
dan negatif, saya belajar bahwa metode
Soal 9 Contoh perhitungan sejauh ini berhasil. Selanjutnya
(1) Persamaan yang ditetapkan tentang yang akan dipelajari selanjutnya
= (-12) + (-6) + (+7) + (+3) saya ingin memperlakukannya seolah-olah
= (-18) + (+10) itu mengalir secara alami ke pembelajaran
= -8 pengurangan, seperti membiarkan saya
(2) Persamaan yang ditetapkan
memprediksi apa yang akan saya pelajari.
= (+19) + {(-5) + (-14)} + (-28)
= (+19) + (-19) + (-28)
= 0 + (-28)
= -28
Bab 1 Bilangan Bulat 25

