Page 40 - E-MODUL SIFAT ASAM BASA SENYAWA ORGANIK_ANDRA MEISANTRY ASSARI_F1062181002_FKIP
P. 40

Ion  fenoksida  dapat  terstabilkan  dengan  cara  pada  Gambar  20.  maka
                      kesetimbangan  untuk  pembentukannya  lebih  disukai  dibandingkan  pada  ion
                      alkoksida.  Adanya  substituen  dapat  menaikkan  atau  menurunkan  kekuatan  asam

                      senyawa fenol. Cincin benzena fenol yang bereaksi seolah-olah merupakan gugus
                      penarik elektron. Cincin benzena fenol dapat menarik elektron dari gugus ─OH dan
                      membuat  oksigen  bermuatan  positif.  Keasaman  fenol  terutama  disebabkan  oleh
                      distribusi muatan positif pada fenol yang menyebabkan oksigen ─OH menjadi lebih
                      positif. Oleh karena itu, gugus penarik elektron akan menstabilkan ion fenoksida

                      dengan  cara  mendelokalisasikan  muatan  negatif.  Sedangkan  gugus  pendorong
                      elektron akan menurunkan keasaman fenol, karena gugus pendorong elektron dapat
                      menstabilkan  ion  fenoksida  dengan  melokalisasikan  muatan.  Contoh  pengaruh
                      keasaman suatu gugus penarik elektron seperti pada nitrofenol pada posisi orto

                      dan para dapat digambarkan pada Gambar 21 (Riswiyanto, 2009).








                      Gambar 21. Pengaruh Keasaman Suatu Gugus Penarik Elektron seperti pada Nitrofenol pada Posisi
                                  Orto dan Para.

                      Sumber: Buku Kimia Organik (Riswiyanto, 2009).

                      Adapun contoh fenol di alam antara lain:

                                                                    Buah  cranberry  kaya  akan  potensi
                                                                    bioaktif  senyawa  fenol  khususnya
                                                                    yaitu      flavonoid.      Flavonoid

                                                                    merupakan     kelompok     polifenol,
                                                                    senyawa  yang  secara  universal
                                                                    terdapat  dalam  tanaman.  Empat


                                                                    kelompok fenol yang teridentifikasi
                                                                    di  dalam buah  cranberry  termasuk

                                                                    asam fenol, antosianin, flavonol dan
                                                                    flavan-3-ols,  yang  terdiri  dari
                                                                    kelompok monomer dan polimer dari

                                                                    proantosianidin  (Gartika  &  Satari,
                        Gambar 22. Contoh Fenol di Buah Cranberry.   2005).

                       Sumber:  Artikel  Beberapa  Bahan  Alam  sebagai
                        Alternatif  Bahan  Pencegah  Karies  (Gartika  &
                       Satari, 2005).




                                                                                                       31
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45