Page 38 - E-MODUL SIFAT ASAM BASA SENYAWA ORGANIK_ANDRA MEISANTRY ASSARI_F1062181002_FKIP
P. 38

Fenol


                       Suatu  Fenol  memiliki  rumus  umum  ArOH.  Ar  adalah  suatu  fenil,  suatu  fenil
               tersubstitusi,  atau  gugus-gugus  aril  yang  lain  misal  naftil.  Fenol  berbeda  dari  akohol
               lainnya karena memiliki gugus ─OH yang terikat langsung pada cincin aromatis. Gugus OH
               merupakan aktivator kuat dalam reaksi substitusi aromatik elektrofilik. Senyawa fenol

               biasanya dinamakan sebagai senyawa hidroksi. Banyak senyawa fenol yang menggunakan
               nama  fenol  sebagai  nama  induknya.  Senyawa  fenol  banyak  terdapat  di  alam.  Beberapa
               contoh  fenol  adalah:  metil  salisilat,  didapat  dari  pohon  menjalar  di  Amerika  Serikat;
               tirosin, asam amino yang terdapat pada protein; eugenol, terdapat dalam minyak dari daun
               cengkeh; dan thymol (timol), terdapat dalam thyme (Sarker & Nahar, 2009). Rumus umum

               untuk fenol dapat dituliskan sebagai berikut pada Gambar 18.


                                               ArOH


               Gambar 18. Rumus Umum Fenol.

               Sumber: Google (vakcine.ba).

                   A.  Sifat Asam Fenol














                                                     Video 2. Keasaman Fenol.
                                    Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=qezBN_HQojM&t=3s.

                              Fenol merupakan senyawa yang bersifat agak asam dengan nilai Ka ~ 10 .
                                                                                                        -5
                      Senyawa  ini  merupakan  asam  yang  lebih  lemah  dibanding  asam  karboksilat
                                   -5
                      (berkisar 10 ), tetapi merupakan asam yang lebih kuat dibanding alkohol (nilai Ka
                                            -18
                      antara 10  sampai 10 ) dan air (nilai Ka = 10 ).
                                                                    -14
                                -6
                              Larutan  basa  (hidroksida  berair  seperti  NaOH)  akan  mengubah  fenol
                      menjadi  garamnya,  sedangkan  larutan  asam  mineral  dapat  mengubah  garamnya

                      menjadi fenol kembali pada Gambar 19.


                                                                                                       29
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43