Page 49 - Microsoft Word - Buku Pembelajaran PKn Tingkat Dasar dan Lanjutan.docx
P. 49

Belajar adalah proses perubahan tingkah laku. Namun
                       demikian,  kita  akan  sulit  melihat  bagaimana  proses

                       terjadinya perubahan tingkah laku dalam diri seseorang, oleh

                       karena  perubahan  tingkah  laku  berhubungan  dengan
                       perubahan sistem syaraf dan perubahan energi yang sulit

                       dilihat. Oleh sebab itu, terjadinya proses perubahan tingkah

                       laku  merupakan  suatu  misteri,  atau  para  ahli  psikologi
                       menamakanya  sebagai  kotak  hitam  (black box) (Sanjaya,

                       2008:57).  Sejalan  dengan  itu,  menurut  Fajar  (2009:10)
                       mengatakan bahwa belajar dapat diartikan sebagai suatu

                       proses perubahan dalam diri seseorang yang ditampakkan
                       dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah

                       laku  seperti  peningkatan  pengetahuan,  kecakapan,  daya

                       pikir, sikap, kebiasaan dan lain-lain.
                              Sekaitan dengan apa yang dikemukan di atas bahwa

                       sulitnya melihat proses terjadinya perubahan tingkah laku

                       pada diri seseorang, tetapi sebenarnya kita bisa menentukan
                       apakah seseorang telah belajar atau belum, yaitu dengan

                       membandingkan  kondisi  sebelum  dan  sesudah  proses
                       pembelajaran berlangsung.

                              Pembelajaran  pada  hakekatnya  merupakan  suatu
                       proses  penyampaian  pengetahuan  yang  bertujuan

                       membentuk manusia berbudaya melalui proses pewarisan

                       dan upaya mempersiapkan peserta didik menjadi masyarakat
                       yang baik. Pembelajaran merupakan konsep yang memiliki

                       ruang lingkup luas, dan digunakan dalam banyak hal. Seperti

                       yang  dikemukakan  oleh  Sudjana  (dalam  Anggraeni,  2009)





                                                                                 46
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54