Page 50 - Microsoft Word - Buku Pembelajaran PKn Tingkat Dasar dan Lanjutan.docx
P. 50

bahwa Pembelajaran dapat diartikan sebagai setiap upaya
                       yang sistematik dan disengaja untuk menciptakan kondisi-

                       kondisi agar terjadi kegiatan belajar membelajarkan. Dalam

                       kegiatan itu terjadi interaksi antara kedua belah pihak, yaitu
                       peserta  didik  (warga  belajar)  yang  melakukan  kegiatan

                       belajar, dengan pendidikan (sumber belajar) yang melakukan

                       kegiatan membelajarkan.
                              Di lain pihak, Komalasari (2011:3-4) mendefinisikan

                       pembelajaran sebagai suatu sistem atau proses membelajarkan
                       subjek/pembelajar yang direncanakan atau didesain, dilaksanakan,

                       dan dievaluasi secara sistematis agar subjek didik/pembelajar dapat
                       mencapai tujuan-tujuan pembelajaran secara efektif dan efesien.

                       Dari pengertian ini, pembelajaran dapat dipahami dari dua

                       sudut pandang yaitu,
                       1.  Pembelajaran  dipandang  sebagai  suatu  sistem  yang  terdiri

                          dari sejumlah komponen yang terorganisasi antara lain

                          tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, strategi dan
                          metode pembelajaran, media pembelajaran/alat peraga,

                          pengorganisasian  kelas,  evaluasi  pembelajaran,  dan
                          tindak lanjut pembelajaran (remedial dan pengayaan);

                       2.  Pembelajaran  dipandang  sebagai  suatu  proses  yang
                          merupakan rangkaian upaya atau kegiatan guru dalam

                          rangka membuat siswa belajar. Proses tersebut meliputi,

                          persiapan     dimulai    dari   perencanaan      program
                          pembelajaran  yang  mencakup  program  tahunan,

                          semester, mingguan dan lain sebagainya; pelaksanaan

                          kegiatan pembelajaran yang mengacu pada persiapan





                                                                                 47
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55