Page 43 - buku 2 Cerita Banjar Angkah
P. 43

oleh Sang Pencipta. Anak itu hanya titipan-Nya. Tugas

            kita hanya membesarkan dengan  baik  dan memenuhi

            segala keperluannya semampu kita.”


                 “Ooo ya, Pak, bagaimana kalau anak kita itu kita

            carikan sentana saja,” kata Men Bekung.

                 “Dicarikan sentana. Dicarikan anak laki-laki maksud


            Ibu?” kata Pan Bekung.

                 “Ya, itu tidak dilarang ‘kan dalam agama kita?”


            tanya Men Bekung.

                 “Boleh  saja,  tidak  ada  larangan  dalam adat  dan

            agama kita. Masalahnya, ada atau tidak pemuda yang


            mau  tinggal bersama  kita. Mencari seorang pemuda

            untuk kita ajak tinggal di rumah tidak mudah,” sahut


            Pan Bekung.

                 “Mengapa begitu, Pak?” tanya Men Bekung.









                                          35
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48