Page 111 - E-MODUL STEM-PJBL UNSUR GOLONGAN HALOGEN
P. 111

Br2 + 2NaCl → 2NaBr + Cl2 (diruas kiri dan kanan ada Na, jadi bisa dicoret)
                         sehingga:

                                  -
                                          -
                         Br2 + 2Cl  → 2Br  + Cl2
                                                                                                       -
                         Reaksi ini tidak spontan karena logam Br tidak dapat mendesak ion halida Cl
                         karena bromin terletak dibawah Cl.

                                                                                            Jawaban: A
                   7.  Semakin banyak jumlah atom oksigen pada oksihalida, semakin kuat sifat asamnya.

                      Urutannya  kekuatan  asam  oksihalida,  sebagi  berikut:  HClO4>HClO3>HClO2>

                      HClO.  Hal  ini  dapat  dijelaskan  melalui  struktur  asam  HClO4.  Atom  Cl  lebih
                      bermuatan positif karena Cl mengikat atom yang sangat elektronegatif, yaitu atom

                      O. Akibatnya, ikatan antara atom Cl dan atom O yang mengikat H akan sangat polar
                      (pengaruh  muatan  dari  O).  hal  ini  menyebabkan  ikatan  antara  O  dan  H  menjadi

                                                         +
                      mudah  putus  dan  membentuk  H .  Urutan  keasaman  asam  oksihalida  adalah
                      HClO>HBrO>HIO.  Dengan  demikian,  asam  terkuat  dari  semua  asam  oksihalida

                      adalah  HClO4.  Garam-garam  yang  merupakan  turunan  (dihasilkan  dari)  asam

                      oksihalida, semuanya bersifat sebagi pengoksidasi.
                                                                                            Jawaban: E

                   8.  Sesuai dengan urutan daya oksidasinya yang menurun dari atas ke bawah pada SPU,
                      maka halogen yang bagian atas dapat mengoksidasi halida dibawahnya, tetapi tidak

                      sebaliknya. Oleh karena itu halogen bagian atas dapat mendesak halogen yang bagian
                      bawah dari senyawanya. Sehingga jawabannya, A (padat) = iodin, B (cair) = Bromin,

                      C (gas) = klorin, D (gas) = flourin.

                                                                                            Jawaban: C
                   9.  Reaksi  pembentukkan  asam  dari  oksidasinya,  bukan  merupakan  reaksi  redoks

                      sehingga tidak terjadi perubahan bilangan oksidasi. Dalam asam perklorat, HClO4,

                      biloks Cl= +7, maka dalam oksidanya pun biloks Cl harus +7
                      Jawaban: A

                   10. Dalam  satu  golongan  dari  atas  ke  bawah,  jari-jari  atom  halogen  semakin  besar.
                      Elektron-elektron  terluar  unsur  halogen  mengalami  tarikan  dari  proton  (muatan

                      positif) dalam inti atom. Muatan proton tersebut dinetralkan oleh elektron-elektron
                      bagian dalam kulit atom. Jari jari atom unsur halogen yaitu: F=72 pm , Cl=99 pm ,

                      Br=114 pm, I=133 pm





                                                           99
   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116