Page 21 - Copy of AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
P. 21
Bab 1 Akuntansi Perusahaan Dagang/XI
3. Potongan Pembelian
Apabila barang dagangan dibeli secara kredit, maka syarat
pembayarannya ditulis pada faktur pembelian. Akun potongan
pembelian terjadi apabila penjual memberikan potongan kepada
pembeli, dengan tujuan agar pembeli melunasi utangnya sebelum
jatuh tempo atau tepat waktu yang telah disepakati seperti yang
tercantum dalam faktur. Pemasok biasanya memberikan potongan
kepada para pembeli yang membayar pada waktu yang ditetapkan.
Jika penjual memberikan potongan tunai, maka potongan tersebut
dinamakan potongan tunai penjualan, sebaliknya jika pembeli yang
mendapat potongan tunai dinamakan potongan tunai pembelian.
Selama masih dalam masa potongan, maka utang yang dibayarkan
adalah harga faktur dikurangi dengan potongan yang diterima.
Dokumen sumber pencatatannya adalah kuitansi atau faktur yang
distempel lunas. Potongan pembelian adalah potongan harga sebagai
akibat pembayaran dilakukan lebih cepat dari jangka waktu
pembayaran.
Contoh: Pada tanggal 3 Januari 2020, PD “Abdullah” membeli
barang dagangan dari Tuan Abdurrahman secara kredit seharga Rp
50.000.000,- dengan syarat 2/10, n/30. Pada tanggal 9 Januari, barang
dagangan yang dibeli tanggal 3 Januari tersebut seharga Rp
5.000.000,- dikembalikan karena cacat. Seandainya saldo sebesar Rp
45.000.000,- (Rp 50.000.000 – Rp 5.000.000) dibayar pada tanggal 11
Januari. Transaksi tersebut dicatat dalam jurnal umum sebagai
berikut:
15