Page 180 - BAHAN AJAR TEKNOLOGI BARU DALAM PEMBELAJARAN DAN PENGAJARAN ABAD 21
P. 180
Asesmen autentik adalah suatu
tipe/bentuk asesmen dimana peserta
didik melakukan, menerapkan dan
atau melaksanakan suatu tugas dalam
kehidupan nyata/riil, bukan hanya
dengan tes tertulis di akhir kegiatan
belajar saja. Penilaian autentik dapat
dilakukan dalam berbagai bentuk,
sesuai dengan tujuan pembelajaran
Faktor pendukung mempunyai keterkaitan
dengan keunggulan dalam pelaksanaan
penilaian autentik. Adapun faktor
pendukung pelaksanaan penilaian autentik
menurut guru adalah sebagai berikut
(Syahputra 2018, 1281):
Adanya Motivasi
Adanya kerjasama antar guru
Adana buku guru sebagai acuan
Kesiapan siswa dalam pembelajaran
antara lain berupa: observasi, penilaian
Pemahaman dan penguasaan guru
diri, porfolio, tugas autentik, experimen,
Kelengkapan sarana dan prasarana.
diskusi terfokus, jurnal, analisis terhadap
Adapun faktor penghambat dalam
peristiwa, berkolaborasi dengan antar
pelaksanaan penilaian autentik
sesama (Sylvia, Anwar, and Khairani
2019, 105). Oleh karena itu, Penilaian dipengaruhi oleh kelemahan-kelemahan
dalam penilaian autentik. Beberapa
autentik tidak hanya menilai tingkah
hambatan yang terdapat dalam
laku yang diinginkan, tetapi juga sikap,
pelaksanaan penilaian autentik adalah
pengetahuan, keterampilan sesuai
dengan kompetensi, proses mengerjakan, (Syahputra 2018, 1281).
1. Keterbatasan waktu dalam menilai
serta dalam konteks kehidupan nyata,
2. Terlalu banyak perangkat
sebagai bagian integral dari proses
pembelajaran yang harus di susun
pembelajaran. Kehidupan riil/nyata yang
dimaksud dapat berupa kehidupan 3. Kurangnya motivasi siswa dalam
pembelajaran
peserta didik di sekolah atau kehidupan
4. Kurangnya pemahaman guru
dalam masyarakat. Dalam suatu
5. Jumlah peserta didik dalam satu
pelaksanaan penilaian autentik, tentu
ada faktor pendukung dan kelas yang melebihi jumlah maksimal
6. Kurangnya alat peraga
penghambatnya.
173