Page 15 - BAB X - KIMIA UNSUR
P. 15
atom. Untuk unsur-unsur Ca, Sr, Ba dan Ra membutuhkan energi yang relatif sedikit untuk
oksidasi dan reaksi-reaksinya biasanya melibatkan pembentukan ikatan ionik. Untuk Be
jumlah energi ionisasi pertama dan keduanya sangat besar, karenanya pelepasan dua
elektron kurang mungkin sehingga Be lebih mudah membentuk ikatan kovalen,
sedangkan Mg membentuk ikatan intermediet antara ionic dan kovalen.
Logam-logam alkali tanah kurang elektropositif dibanding logam-logam alkali,
secara umum logam-logam alkali dapat bereaksi dengan air membentuk hidroksidanya,
hanya berilium dan magnesium saja yang tidak dapat bereaksi dengan air pada suhu
ruang karena kedua unsur tersebut mempunyai energi ionisasi yang paling endotermis.
Berilium dapat bereaksi dengan uap air membentuk oksida BeO atau tidak
bereaksi sama sekali, sedangkan magnesium dapat terdekomposisi dalam air
panas.sedang logam yang lain dapat bereaksi dengan air pada suhu ruang.
Tingkat hidrolisis kation-kation logam golongan 2 lebih besar dari pada tingkat
hidrolisis kation-kation logam golongan 1 yang sesuai, tingkat hidrolisis berkurang
dengan meningkatnya nomeratom unsur-unsur dalam satu golongan, perbedaan tersebut
disebabkan adanya perbedaan rapat muatan dari kation-kation.
3. Kegunaan Logam-Logam Alkali Tanah
Digunakan sebagai agen aloy di dalam pembuatan tembaga berillium. Alloy
tembaga-berilium digunakan dalam industri angkasa-antariksa dan pertahanan sebagai
bahan penstrukturan ringan dalam pesawat berkecepatan tinggi, peluru berpandu, kapal
terbang, dan satelit komunikas. Kepingan tipis berilium digunakan bersama pemindaian
sinar-X untuk menepis cahaya tampak dan memperbolehkan hanya sinaran X yang
terdeteksi. Dalam bidang litografi sinar-X, berilium digunakan untuk pembuatan litar
bersepadu mikroskopik. Berilium digunakan dalam pembuatan giroskop, berbagai alat
komputer, pegas jam tangan dan peralatan yang memerlukan keringanan, ketegaran dan
kestabilan dimensi.
Magnesium digunakan di fotografi, flares, pyrotechnics, termasuk in cendiary
bombs. Magnesium digunakan dalam memproduksi grafit dalam cast iron, sebagai bahan
tambahan conventional propellants dan digunakan sebagai agen pereduksi dalam
produksi uranium murni dan logam-logam lain dari garam-garamnya. Magnesite
digunakan untuk refractory, sebagai batu bata dan lapisan di tungku-tungku pemanas.