Page 2 - Tugas M11 SA - Nurul Izzah Annisa
P. 2

LATIHAN RING DAN FIELD


               Untuk soal 1 sampai 10, tulis B jika pernyataan benar dan S jika salah.

               1.  (S) Setiap ring merupakan grup.
                   Alasan:

                   Sebuah  ring  tidak  selalu  merupakan  grup.  Meskipun  kedua  struktur  tersebut  terkait,
                   mereka memiliki properti yang berbeda. Berikut adalah perbedaan utama antara ring dan

                   grup:

                   a.  Operasi: Ring memiliki dua operasi, yaitu penjumlahan dan perkalian, sementara grup
                       hanya memiliki satu operasi, yaitu operasi grup (biasanya disebut penjumlahan grup).

                   b.  Invers:  Setiap  elemen  dalam  grup  memiliki  invers,  yang  merupakan  elemen  lain
                       dalam  grup  yang  ketika  dioperasikan  bersama  dengan  elemen  pertama  akan

                       menghasilkan elemen identitas grup (biasanya disebut elemen nol grup). Dalam ring,

                       tidak semua elemen memiliki invers perkalian. Dalam ring dengan identitas perkalian
                       (yang disebut ring dengan identitas), elemen nol grup tidak memiliki invers perkalian.

                   c.  Distributif:  Ring  memenuhi  sifat  distributif,  artinya  perkalian  di  distribusikan  atas
                       penjumlahan.  Artinya,  untuk  semua  elemen   ,   , dan    dalam  ring,  berlaku    ∗ (   +

                         ) = (   ∗   ) + (   ∗   ) .  Grup  tidak  memiliki  operasi  perkalian,  sehingga  sifat
                       distributif tidak berlaku untuk grup.

                   Jadi, dapat disimpulkan bahwa setiap ring tidak selalu merupakan grup, karena mereka

                   adalah struktur yang berbeda dengan sifat yang berbeda pula.

               2.  (B) Setiap grup abelian adalah ring.
                   Alasan:

                   Sebuah grup abelian adalah grup dengan operasi biner yang memenuhi sifat komutatif,
                   yaitu untuk setiap elemen    dan    dalam grup, berlaku    ∗    =    ∗   .

                   Untuk mengubah grup abelian menjadi ring, kita perlu mendefinisikan operasi perkalian

                   yang  memenuhi  sifat  distributif  terhadap  operasi  penjumlahan  di  grup.  Kita  dapat
                   menggunakan operasi penjumlahan grup sebagai operasi penjumlahan di ring.

                   Misalkan  G  adalah  grup  abelian  dengan  operasi  penjumlahan  grup  yang  dinotasikan
                   sebagai  “+”  dan  elemen  identitasnya  adalah  nol  grup,  dan  kita  ingin  mendefinisikan

                   operasi perkalian di ring R.

                   Operasi perkalian di ring R dapat didefinisikan sebagai perkalian skalar, di mana setiap
                   elemen dalam grup abelian G dikalikan dengan skalar dalam ring R. Dalam hal ini, kita
   1   2   3   4   5   6   7