Page 27 - TEORI DAN PRAKTIK BK KELOMPOK
P. 27

14)  Pemimpin  adalah  seorang  konselor  profesional  terlatih  yang  mampu
                        menciptakan  iklim  percaya,terbuka,  tanggung  jawab,  dan  saling  ketergantungan

                        melalui proses pemahaman, peduli, dan manajemen konflik.
                             Pemimpin kelompok memiliki peranan yang sangat penting dalam kegiatan

                        bimbingan kelompok, berikut ini dijabarkan peranan pemimpin kelompok:

                          a.  Pemimpin  kelompok  membantu  anggota  kelompok,  mengarahan,  ataupun
                             ikut berkontribusi dalam kegiatan konseling kelompok;

                          b.  Pemimpin  kelompok  membantu  anggota  kelompok  untuk  memusatkan
                             perhatian pada apa yang terjadi sekarang yang berkembang dalam konseling

                             kelompok itu baik perasaan anggota tertentu atau keseluruhan anggota;

                          c.  Jika anggota itu kurang menjutrus kearah yang dimaksudkan maka pemimpin
                             kelompok perlu memberikan arah yang dimaksudkan;

                          d.  Pemimpin kelompok juga memberikan tanggapan (umpan balik) tentang hal
                             yang terjadi dalam konseling kelompok baik yang bersifat isi maupun proses

                             kegiatan konseling kelompok;

                          e.  Pemimpin  kelompok  diharapkan  mampu  mengatur  jalannya  “lalu  lintas”
                             kegiatan konseling kelompok;

                          f.  Sifat kerahasiaan dari kegiatan konseling kelompok itu dengan segenap isi
                             dan kejadian-kejadian yang timbul di dalamnya juga menjadi tanggung jawab

                             pemimpin kelompok.
                             Koselor  sebagai  pemimpin  kelompok  merupakan  salah  satu  komponen

                        penting  dalam  bimbingan  kelompok.  Dalam  hal  ini  pemimpin  bukan  saja

                        mengarahkan  perilaku  anggota  sesuai  dengan  kebutuhan  melainkan  juga  harus
                        tanggap terhadap segala perubahan yang berkembang dalam kelompok. Romlah

                        (2001) peran sebagai pemimpin kelompok sebagai berikut:
                          a.  Memberikan  dorongan  emosional  (emotional  stimulation):  memberikan

                             motivasi, memberikan kenyamanan, memimpin untuk mendapatkan solusi.

                          b.  Mempedulikan  (caring):  memberi  dorongan,  mengkasihi,  menghargai,
                             menerima, tulus dan penuh perhatian.

                          c.  Memberikan pengertian (meaning attribution): menjelaskan, mengklarifikasi,
                             menafsirkan.








                                                              23
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32