Page 8 - TEORI DAN PRAKTIK BK KELOMPOK
P. 8

bimbingan kelompok di institusi pendidikan jarang dibentuk atau dibina kelompok
                        pertemuan.

                        5.   Kelompok maraton (marathon group).
                             Kelompok ini bertemu selama satu atau dua hari dalam kontak pribadi yang

                        insentif  dan  berlangsung  terus-menerus,  tanpa  banyak  kesempatan  beristirahat.

                        Seluruh  anggota  kelompok  mengadakan  refleksi  atas  diri  sendiri,  dengan
                        melepaskan segala macam topeng dan usaha pertahanan diri. Interaksi yang insentif

                        dan  kontinyu  itu  diharapkan  membawa  orang  sampai  menunjukkan  dirinya
                        sebagaimana adanya. Kelompok semacam ini tidak dirancang untuk diikuti orang

                        banyak. Kelompok terbentuk di institusi pendidikan untuk keperluan bimbingan

                        tidak pernah berupa suatu kelompok maraton.
                        6.   Kelompok bantuan diri (self-help group).

                             Kelompok ini terdiri atas orang yang menyadari telah ketagihan obat bius
                        dan/atau alkohol. Mereka berkumpul bersama dengan orang lain yang senasib dan

                        saling  memberikan  dukungan  dalam  usaha  melepaskan  diri  dari  belenggu

                        ketagihan.  Kelompok  ini  kerap  dipimpin  oleh  orang  yang  pernah  mengalami
                        ketagihan dan telah berhasil melepaskan diri dari kebiasaannya yang buruk itu.

                        kelompok ini dapat beranggotakan agak banyak orang dan pada umumnya bersifat
                        terbuka  dan  berstruktur  informal.  Kelompok  atau  grup  ini  bergerak  di  luar

                        pendidikan sekolah. Di Indonesia kelompok semacam ini tidak dikenal. Siswa dan
                        mahasiswa yang ketagihan obat bius biasanya ditampung di suatu pusat rehabilitasi

                        khusus dan diikutsertakan dalam terapi kelompok.

                        7.   Kelompok terapi (therapy group).
                             Kelompok  ini  terdiri  atas  orang  yang  mengalami  gangguan  serius  dalam

                        kesehatan mental dan /atau menunjukkan gejala perilaku neurotik, bahkan mungkin
                        psikotik.  Kelompok  terapi  beranggotakan  terbatas  dan  dibentuk  atas  prakarsa

                        seeorang ahli psikoterapi atau psikolog klinis, yang bertanggung jawab terhadap

                        proses  terapi  dalam  kelompok.  Karena  tujuan  terapi  dalam  kelompok  adalah
                        perubahan  dalam  struktur  kepribadian  para  anggota,  kelompok  atau  grup terapi

                        berkumpul secara berkala selama jangka waktu yang lama. Berbagai kelompok di
                        institusi pendidikan yang dibentuk untuk keperluan kegiatan bimbingan bukanlah

                        kelompok terapi.





                                                               4
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13