Page 11 - TEORI DAN PRAKTIK BK KELOMPOK
P. 11
konseling, sedangkan kelompok atau grup besar lebih bersifat terbuka, seperti
satuan kelas bila ada siswa baru masuk.
E. PRINSIP PENDEKATAN KELOMPOK
Seorang pembimbing memilih metode pendekatan kelompok oleh karena
pembimbing mengerti latar belakang kebutuhan-kebutuhan jiwa anak, sehingga
dapat menciptakan suasana kelompok yang menunjang pemenuhan kebutuhan-
kebutuhan anak, antara lain:
1. Kebutuhan primair yaitu makan, minum, bernafas, isthirahat dan sebagainya.
2. Kebutuhan sosial seperti kebutuhan kasih sayang, pujian, penghargaan,
terikat pada, atau menjadi bagian dari bantuan orang lain.
3. Kebutuhan akan perasaan memadu (integrasi), harmonis seimbang, akan
kebutuhan individual dan sosial, yang bersifat kodrati.
Disamping secara langsung mendasarkan pada prinsip kebutuhan anak seperti
tersebut diatas, maka prinsip-prinsip dasar berikut ini perlu juga dijadikan dasar
pertimbangan bagi seorang konselor, antara lain:
1. Bahwa manusia merupakan mkhluk individual dan sekaligus makhluk sosial,
dengan pengertian bahwa tiap-tiap individu diakui mempunyai kemampuan,
pembawaan, potensi yang berbeda satu dengan yang lain disamping
mempunyai kesamaan dengan pengertian bahwa manusia sebagai makhluk
individu adalah satu pribadi yang mempunyai hak untuk memilih,
menentukan, memutuskan, bertindak sesuai dengan keinginannya, akan tetapi
disamping itu sebagai makhluk sosial bahwa pilihan, putuskan, tindakannya
tidak boleh bertentangan dengan aspek sosialnya. Jadi setiap individu
mempunyai hak dan juga mempunyai kewajiban, yaitu ikut bertanggung
jawab atas pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya. Perwujudan dari
prinsip ini, kita sebgai pembimbing harus membimbing individu dalam
mencapai keselarasan keseimbangan perkembangan pribadi, yaitu
keselarasan perkembangan individu sebagai makhluk individual dan sebagai
makhluk sosial.
2. Bahwa manusia merupakan kesatuan pysis dan psychis, berarti diantara gejala
kejasmanian dan kerokhanian mempunyai pertalian yang erat bahkan dapat
7