Page 62 - Panduan Mentoring Islam STPN 2021
P. 62
Artinya: “Ya Allah sungguh aku berlindung kepadaMu dari kekufuran dan
kefaqiran, Ya Allah sungguh aku berlindung kepadaMu dari azab kubur,
tidak ada Ilah kecuali Engkau”
Keutamaannya: disebutkan dalam hadits, Dia (Abu Bakrah) menjawab:
“Benar, wahai anakku, sesungguhnya aku mendengar Nabi Shallallahu
‘Alaihi wa Sallam berdoa dengan semua itu, maka aku suka jika aku
berjalan di atas sunnahnya.” Diriwayatkan oleh (1) Imam Ahmad dalam
Musnadnya No. 20430, (2)Imam Al Bukhari dalam Adabul Mufrad No. 701,
(3) Imam Abu Daud dalam Sunannya No. 5090, (4) Imam An Nasa’i No. 22,
572, 651, (5) Imam Ibnus Sunni No. 69, (6) Imam Ibnu Abi Syaibah 7/26.
Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: isnadnya hasan. (Tahqiq Musnad
Ahmad No. 20430). Syaikh Al Albani juga menghasankannya. (Adabul
Mufrad, 1/244. Lihat juga Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud No. 5090)
19. Membaca Sayyidul Istighfar
Allahumma anta Rabbiy, laa ilaha illa anta, khalaqtaniy wa ana ‘abduka, wa
ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’udzubika min syarri maa
shana’tu, abu’u laka bini’matika ‘alayya, wa abu’u bidzambiy, faghfirliy fa
innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta
Artinya: “Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkau
ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janjiMu,
semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan perbuatanku. Aku
mengakui banyaknya nikmat (yang Engkau anugerahkan) kepadaku dan
aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya
tiada yang mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau.”
Keutamaannya: “Barangsiapa membacanya ketika sore hari dan kemudian
meninggal pada malam itu, maka ia akan masuk surga. Dan, barangsiapa
membacanya pada pagi hari serta meyakini kandungannya, kemudian
meninggal pada hari itu, maka ia akan masuk surga.” Hadits shahih ini
diriwayatkan oleh (1) Imam Al Bukhari dalam Shahihnya No. 5947, 5964, (2)
Abu Daud dalam Sunannya No. 5070, (3) At Tirmidzi dalam Sunannya No.
3393, (4) Imam Ibnu Majah dalam Sunannya No. 3872, (5) Nasa’i dalam
Sunannya No. 5522, (6) Ahmad dalam Musnadnya No. 23013, (7) Baihaqi
dalam Ad Da’awat Al Kabir No. 31, (8) Thabarani dalam Ad Du’a No. 309, (9)
Al Baghawi dalam Syarhus Sunnah No. 1309.
20. Membaca Doa (3x)
Panduan Kerohanian Islam STPN | 61