Page 49 - LAST NEW.pdf
P. 49

Miftahul Afifur Rohman, Prima Vidya Asteria, Yuniseffendri




             B. Soal Esai

                1. Bacalah studi kasus “Analisis Kebutuhan dalam Pengembangan Bahan Ajar BIPA
                    Pemelajar Asal Filipina”!



                   Halo mahasiswa! Pada kesempatan kali ini, kita membaca contoh pengaplikasian
                   analisis  kebutuhan  dalam  pengembangan  bahan  ajar  Bahasa  Indonesia  bagi
                   Penutur Asing (BIPA) bertema “Makanan Tradisional”. Pengembangan ditujukan
                   untuk Pemelajar Filipina. Mari kita baca bersama-sama studi kasus berikut!



                   Dalam  melakukan  pemenuhan  bahan  ajar,  Miftahul  sebagai  Mahasiswa
                   mewawancarai  Dr.  Prima  Vidya  Asteria,  M.Pd.  (pengajar  BIPA)  dan  Mawar
                   (pemelajar  Madagaskar)  untuk  mengetahui  analisis  kebutuhan  dalam
                   pengembangan bahan ajar.





                       Wawancara bersama Dr. Prima Vidya Asteria, M.Pd. (Pengajar BIPA)




                M                 Apa yang menjadi tantangan utama dalam proses
                              pembelajaran bahasa Indonesia bagi pemelajar Filipina?




                       Tantangan utama dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi
                     pemelajar Filipina adalah perbedaan struktur bahasa, pengucapan
                       yang berbeda, dan kosakata yang berbeda dengan bahasa asli                      P
                        mereka. Maka bahan ajar dihadirkan dengan struktur bahasa

                     sederhana, inklusivitas, dan kosakata yang relevan dengan materi.




                M             Apa yang dibutuhkan oleh pengajar BIPA untuk
                              lebih efektif dalam mengajar pemelajar Filipina?




                          Pengajar BIPA membutuhkan pelatihan tambahan dalam
                        memahami kebutuhan belajar pemelajar Filipina, penggunaan
                      metode pengajaran yang menarik, serta bahan ajar yang sesuai                     P
                     dengan kebutuhan dan minat mereka. Selain itu alokasi satu materi
                      membutuhkan empat kali tatap muka. Setiap pertemuan memuat

                             keterampilan bahasa yang berbeda untuk diajarkan.




              Analisis Kebutuhan dalam Pengembangan Bahan Ajar                                             42
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54