Page 81 - combinepdf_Neat
P. 81
Kegiatan Belajar 2
Perkembangan Masa Neonatal
Masa neonatal terjadi sangat singkat yaitu ketika janin terlahir ke dunia hingga kurang lebih 2 minggu
setelah kelahirannya. Di masa ini bayi mengalami perubahan yang drastis serta melakukan adaptasi dengan
perubahan-perubahan tersebut. Kondisi di dalam rahim yang gelap, hangat dan nyaman kini berubah dengan
gemerlap cahaya disertai perubahan suhu serta suara-suara yang semakin keras dibandingkan saat di dalam rahim.
Neonatal sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu “neos” yang berarti baru dan “nascor” yang berarti
dilahirkan. Masa neonatal ini dibagi menjadi dua periode yaitu periode partunate dan periode neonate. Periode
partunate terjadi ketika bayi terlahir hingga 30 menit setelah lahir atau sampai tali pusar dipotong dan diikat.
Kondisi bayi yang lahir namun tali pusarnya belum diikat masih dianggap sebagai pascamatur yaitu lingkungan di
luar tubuh ibu. Periode neonate dimulai ketika tali pusar dipotong hingga akhir minggu kedua setelah pemotongan
tali pusar tersebut. Mulai saat ini bayi dianggap sebagai satu individu baru.
Berikut ini Anda akan mempelajari mengenai ciri-ciri, bentuk-bentuk penyesuaian, faktor yang
mempengaruhi perkembangan dan stimulasi pada bayi neonatal.
Ciri - ciri Bayi Neonatal
Setiap periode perkembangan manusia memiliki ciri khas yang membedakannya dengan periode lain di
sepanjang hidup. Menurut Elizabeth H. Hurlock (1980) ada lima ciri-ciri yang dimiliki oleh bayi neonatal. Ciri-
ciri tersebut antara lain:
1. Masa neonatal merupakan periode tersingkat dari semua periode perkembangan Periode ini hanya terjadi
kurang lebih 2 minggu setelah kelahiran bayi. Biasanya ditandai dengan lepasnya tali pusar dengan sendirinya.
Selama periode ini bayi menyesuaikan diri dengan lingkungan baru setelah 9 bulan tinggal di dalam rahim ibu.
2. Masa neonatal merupakan masa perubahan yang radikal Perubahan terjadi disebut dengan radikal karena
begitu dramatisnya perbedaan antara lingkungan rahim dan dunia baru tempat bayi tinggal. Bayi pun perlu
menyesuaikan diri dengan perubahan drastis tersebut seperti perubahan suhu, cahaya, suara, dsb.
3. Masa neonatal merupakan masa berhentinya perkembangan Perkembangan pesat yang terjadi saat di
dalam kandungan tiba-tiba terhenti karena proses kelahiran bayi ke dunia. Pada awal kelahiran ini seorang
bayi pasti mengalami penurunan berat badan karena adanya penyesuaian tersebut, namun secara perlahan
berat badannya akan meningkat.
4. Masa neonatal merupakan awal dari masa perkembangan selanjutnya Setelah lahir bayi akan mengalami
lanjutan perkembangannya yang sempat terhenti saat proses kelahiran. Berbagai kemampuan baru dimiliki
bayi seperti gerak-gerak refleks. Seiring berjalannya waktu bayi semakin terampil dalam menyesuaikan diri
dengan lingkungan barunya.
5. Masa neonatal mempunyai risiko tinggi dan berbahaya Bayi masih sangat asing dengan tinggal di dunia.
Kondisi bayipun masih sangat lemah dan sangat tergantung dengan pengasuhan orang dewasa di sekitarnya.
Perawatan yang tepat akan menjaga bayi dari berbagai bahaya, sebaliknya bayi yang tidak terawat dengan baik
rentan dengan sakit dan infeksi.
Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog. Intan Puspitasari, S.Psi., MA
Psikologi Peserta Didik

