Page 83 - combinepdf_Neat
P. 83
Kegiatan Belajar 2
Perkembangan Masa Neonatal
Perkembangan Neonatal Fisik dan Aktivitas Neonatal
Bayi saat lahir rata-rata memiliki berat badan 3.4 kg dengan panjang badan 49.5 cm. Pada umumnya bayi
laki-laki memiliki berat badan dan panjang badan lebih daripada bayi perempuan. Namun fungsi organ badan
pada bayi neonatal perempuan dan laki-laki masih sama yaitu otot masih kecil dan halus, gerakan tidak
terkendali, dan tulang masih sangat rapuh sehingga mudah patah. Kondisi ini menunjukkan bahwa bayi sangat
butuh pertolongan dan perawatan dari orang dewasa.
Fisik bayi neonatal juga masih dalam penyesuaian. Kepala bayi biasanya lebih besar dan wajahnya akan
berubah-ubah karena ukuran-ukuran anggota bada akan bertambah lebar dan besar. Misalnya hidung bayi saat
lahir sangat kecil namun secara perlahan hidung membesar dan mata semakin melebar, dll. Jantung bayi mulai
dipompa dan pernafasan mulai teratur.
Kegiatan utama bayi neonatal adalah tidur dan menyusu. Kebiasaan bayi saat masih di kandungan juga
akan mempengaruhi kegiatannya saat di dunia. Misalnya bayi yang cenderung aktif bergerak saat di dalam
kandungan juga akan menunjukkan aktivitas yang tinggi saat berkembang. Bahkan bayi yang lahir melalui proses
caesar cenderung kurang aktif dibandingkan bayi yang lahir pervaginam atau normal.
Bayi mempunyai beberapa gerak refleks untuk bertahan hidup seperti refleks menghisap, menoleh untuk
mencari makan, menggenggam serta merespon terhadap sentuhan. Selain itu bayi baru bisa menangis untuk
berkomunikasi dengan orangtua atau pengasuh. Tangisan bayi menandakan ketidaknyamanan sehingga orangtua
atau pengasuh perlu mencari tahu apa yang membuat bayi merasa tidak nyaman. Sebaliknya, apabila bayi merasa
nyaman maka ia menunjukkan reaksi yang tenang dan santai.
Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog. Intan Puspitasari, S.Psi., MA
Psikologi Peserta Didik

