Page 95 - combinepdf_Neat
P. 95

Kegiatan Belajar 3
         Perkembangan Sosial dan Emosional










                                                                         perkembangan
                          usia
                          usia                                           perkembangan
                                                     Pada usia ini bayi menjalin hubungan dengan orang lain dengan Pada usia ini emosi bayi semakin jelas. Suka atau tidak
                                                tangisan,  ekspresi  wajah,  dan  gerak  badan.  Orangtua  harus  aktif suka terhadap sesuatu akan ditampakkannya dengan jelas.
                        0 - 3 Bulan
                      10 - 12 Bulan
                                                belajar tentang arti tangisan, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh bayi. Terkadang bayi akan menolak untuk digendong orang asing atau
                                                Komunikasi awal yang dibangun melalui tatapan dan sentuhanmenolak berjabat tangan kemudian bersembunyi di dalam

                                                gendongan orangtuanya.
                                                       Anak akan berusaha untuk menampilkan sikap asertif, yaitu
                                                       Pada usia ini bayi akan lebih menyadari keberadaan
                                                sikap menyatakan keinginan dan kemauannya sendiri dengan
                                                orang asing. Bayi juga akan menggunakan senyuman, mata,
                                                dan suara untuk menarik perhatian dan berhubungan dengan
                                                lugas. Meskipun demikian anak memiliki keterbatasan
                       4 - 6 Bulan              kemampuan. Anak belum mampu untuk melakukan pertimbangan,
                                                orang  lain.  Bayi  pada  usia  ini  bersemangat    jika  bertemu
                     13 - 18 Bulan
                                                dengan orang lain yang membuatnya nyaman dan menangis
                                                kapan bisa bersikap asertif atau harus menurut. Anak pun belum
                                                dapat mengarahkan keinginannya menjadi sikap yang positif. Oleh
                                                jika berhadapan dengan orang asing atau orang yang tidak
                                                membuat nyaman.
                                                karena itu, anak akan menampilkan perilaku mengamuk agar
                                                 keinginannya dituruti.
                                                      Pada  usia  ini  bayi  mulai  bisa  berinteraksi  dua  arah
                                                 dengan orang lain. Bayi juga meminta konfirmasi pada orang
                                                 tua  atau  pengasuh  ketika  hendak  melakukan  sesuatu
                                                   dengan  menoleh  pada  mereka  terlebih  dahulu.  Bayi  juga
                                                       Bayi menginginkan agar kemampuannya dituruti dan
                     19 - 24 Bulan              disetujui. Pada sisi lain, kepercayaan dirinya juga berkembang
                                                 sudah  mulai  dapat  berinteraksi  dengan  teman  sebaya
                                                lebih pesat, walau ia masih sering menangis jika tidak berhasil
                                                 sehingga orangtua perlu mengenalkan bayi pada anak lain
                                                melakukan suatu kegiatan
                                                 yang seusianya.




               A. Perkembangan Sosial Emosi Usia 0-2 tahun menurut Erik Erikson


               Pada usia 0-2 tahun tahap perkembangan sosial emosi menurut Erik Erikson baru mencapai tahap trust vs

               mistrust dan autonomy vs shame and doubt.
           1.  Trust vs Mistrust ( Percaya & Tidak Percaya, 0-18 bulan)

                   Hal pertama yang akan dipelajari seorang anak atau bayi dari lingkungannya adalah rasa percaya pada
              orang di sekitarnya, terutama pada ibu atau pengasuhnya yang selalu bersama setiap hari. Jika kebutuhan
              anak cukup dipenuhi oleh sang ibu atau pengasuh seperti makanan dan kasih sayang maka anak akan

              merasakan keamanan dan kepercayaan. Akan tetapi, jika ibu atau pengasuh tidak dapat merespon kebutuhan
              anak, maka anak bisa menjadi seorang yang selalu merasa tidak aman dan tidak bisa mempercayai orang
              lain, menjadi seorang yang selalu skeptis dan menghindari hubungan yang berdasarkan saling percaya
              sepanjang hidupnya.







          Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog.  Intan Puspitasari, S.Psi., MA

           Psikologi Peserta Didik
   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100