Page 242 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 242

KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN


                   ekonomi.  Kondisi ini akan membuat mereka rentan terhadap berbagai hal
                   yang mengurangi  rasa aman dan nyaman.
                      “Tanpa  perubahan  besar,  kemiskinan  akan  tetap  menghiasi  potret
                   kehidupan masyarakat Gorontalo. Ditempa arus globalisasi yang kian deras,
                   kondisi ini  akan memicu berbagai masalah sosial seperti kriminalitas, akan
                   membuat repot aparat hukum, Kalpoda, Korem, Kejaksaan Tinggi, termasuk
                   Angkatan Laut,” katanya.
                      Setelah berhasil mendorong realisasi pengembangan pelabuhan Anggerek,
                   Rachmat Gobel tengah menyiapkan  gagasan untuk mengembangkan
                   Gorontalo sebagai salah satu pusat kawasan pengembangan produk halal. Ia
                   melihat, potensi ke arah ini sangat besar, sumber daya alam dan kultur atau
                   budaya masyarakat sangat mendukung.
                      Gagasan ini disampaikan setelah kunjungan Rachmat Gobel ke Turki guna
                   menghadiri  undangan  pemerintah  Turki  dan  Organisasi  Kerjasama  Islam
                   (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) dalam penyelenggaraan
                   World Halal Summit ke 7 dan World Halal Expo ke-8 di Istanbul, Turki pada
                   pada 25-28 November 2021.
                      Dalam kunjungannya bersama delegasi DPR RI dan sejumlah tokoh dari
                   Gorontalo, Rachmat Gobel sangat tergugah oleh kenyataan bahwa produsen
                   produk  halal dunia  masih  dikuasai  negara yang penduduk  Islam-nya
                   minoritas seperti Brasil, Australia, Prancis, Jerman, dan Selandia Baru. Di
                   sisi lain, potensi pasar produk halal dunia terus berkembang, ki ini sudah
                   mencapai US$ 7 triliun dan diproyeksikan naik menjadi US$ 11 triliun pada
                   2024. Sebagai negara dengan penduduk  Islam terbesar, Indonesia harus
                   lebih fokus untuk membidik pertumbuhan pasar produk halal dunia ini.
                      Selain memenuhi undangan Turki dan OKI, kunjungan Rachmat Gobel
                   juga dimaksudkan untuk melihat langsung pengembangan industri produk
                   halal,  khususnya  Turki  sendiri.  Negara ini  mampu  membangun  industri
                   halal, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)-nya dengan
                   kemampuan teknologi yang dimiliki negara itu.
                      “Sebagai sesama negara dengan mayoritas Islam, kita perlu belajar dari
                   keberhasilan Turki.  Negara ini mampu membangun industri, bukan sekadar
                   membangun pabrik. Struktur industri halalnya sangat kuat,” kata Rachmat
                   Gobel.
                      Sebagai  negara dengan  penduduk  muslim  terbesar  di  dunia,  lanjut
                   Rachmat Gobel, Indonesia harus banyak belajar agar tidak hanya menjadi
                   pasar bagi  produk  halal  dunia,  tapi  juga  menjadi  pemain  atau  produsen
                   utama dan Gorontalo mempunyai potensi besar untuk berperan. Potensi
                   sumber daya alam cukup tersedia seperti komoditi pertanian, perkebunan,


                                                      224
   237   238   239   240   241   242   243   244   245   246   247