Page 244 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 244

KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN
                   “Demplot” Berkembang,


                   Kelompok Tani dan

                   Koperasi Jadi Ujung


                   Tombak




                   *Bantuan Modal dan Alsintan Terus Mengalir











                           ancaran optimistis terlihat jelas di raut wajah Wakil Ketua DPR
                           RI/Korinbang  Rachmat  Gobel  saat  bicara  soal  demonstration  plot
                           (demplot) yang  ia  kembangkan  bersama  sejumlah  kelompok
                 Ptani di Gorontalo. Sebagai upaya perbaikan  kualitas usaha  dan
                   kesejahteraan petani, proyek yang telah mendapat dukungan berbagai pihak
                   ini karena kian menunjukkan hasil yang menjanjikan. Dari setiap kunjungan
                   ke desa-desa, Rachmat Gobel melihat antusias yang tinggi dari petani dan
                   UMKM untuk berpartisipasi dalam program demplot  yang ia inisiasi sejak
                   2019 lalu sebagai program aspirasinya.
                      “Dilihat dari antusias petani dan UMKM, saya bersyukur program demplot
                   cukup memberi inspirasi. Tidak hanya di Gorontalo, dalam kunjungan saya
                   ke daerah lain,  juga  banyak  petani  yang meminta agar saya  mendirikan
                   demplot di daerah mereka,” kata Rachmat Gobel.
                      Bagi Rachmat Gobel, demplot bukan hanya sekedar bagaimana membantu
                   petani ataupun UMKM meningkatkan hasil produksi, tapi sekaligus langkah
                   untuk  menguji keyakinannya yaitu pembangunan sektor pertanian dan
                   UMKM  adalah  sarana efektif  untuk  mengatasi  berbagai  persoalan yang
                   membelit  kehidupan  masyarakat  lapisan  bawah,  seperti  tingginya  angka
                   kemiskinan dan ketimpangan.
                      Keyakinan itu antara lain didasarkan pada data dan fakta bahwa
                   tingkat kemiskinan tertinggi ada di masyarakat pedesaan di mana mata
                   pencaharian utamanya adalah bertani.  Secara nasional, menurut data BPS,
                   jumlah penduduk miskin per Maret 2021  mencapai 29,54 juta orang atau


                                                      226
   239   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249