Page 25 - MAJALAH 210
P. 25

LEGISLASI







              ayat 1 disebutkan bahwa orang,
              perseorangan, dan Badan Usaha
              dalam pengusahaan Energi                                          Pemerintah Pusat
              Terbarukan wajib memiliki perizinan                               dan Pemda sesuai
              berusaha. Badan usaha sebagaimana
              dimaksud, adalah badan usaha milik                                kewenangan wajib
              negara, badan usaha milik daerah,                                 mengusahakan dana
              badan usaha milik desa, koperasi,                                 energi terbarukan
              badan usaha milik swasta, dan
              badan usaha lain sesuai dengan                                    untuk mencapai target
              ketentuan peraturan perundang                                     kebijakan energi
              undangan. Pengusahaan energi                                      nasional.
              terbarukan sendiri digunakan
              untuk pembangkitan tenaga listrik,
              mendukung kegiatan industri,                                      Ridwan Hisjam
                                                                                Anggota Komisi VII DPR RI
              transportasi, atau kegiatan lainnya.  OJI/PDT
                 Ada pun progres RUU ini, Sugeng
              mengungkapkan draf regulasi itu   menjamin standar dan mutu        pengembangan energi terbarukan.
              menjadi rancangan undang-undang   pengelolaan lingkungan hidup serta   “Pra-syarat kedua adalah
              versi DPR, maka pemerintah harus   keselamatan dan kesehatan kerja.  Teknologi yang mumpuni. Kondisi
              segera merespons dalam bentuk       Sementara itu di lain kesempatan,   saat ini dengan membanjirnya produk
              surat presiden dengan menyertakan   Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan   asing dialami juga di teknologi energi
              kementerian dan lembaga yang akan   Hisjam mengungkapkan perlunya   terbarukan, sehingga timbul kesan
              membahas rancangan regulasi itu   Revolusi Energi Terbarukan Indonesia   bahwa harga energi terbarukan
              sekaligus melampirkan daftar isian   (RETINA) yang terdiri dari tiga   relatif mahal. Menjadi syarat wajib kita
              masalah atau DIM.                pilar yakni payung hukum kokoh,   untuk menguasai teknologi energi
                 “Dengan surat presiden tersebut   penguasaan teknologi dan SDM   terbarukan, sehingga diperlukan
              di mana tercantum kementerian dan   mumpuni.                       industri-industri yang menghasilkan
              lembaga serta DIM, maka kami akan   “Dalam draf RUU EB-ET,         teknologi energi terbarukan, misal
              segera membahas. Kami bentuk     Pemerintah Pusat dan Pemda sesuai   industri solar panel photovoltaic,
              Panja RUU EB-ET antara pemerintah   kewenangan wajib mengusahakan   teknologi baterai listrik, teknologi
              dan Komisi VII DPR RI yang akan   dana energi terbarukan untuk     inverter, teknologi turbin, dan lain
              segera kita lakukan pembahasan,”   mencapai target kebijakan energi   sebagainya,” urai Ridwan.
              kata Sugeng.                     nasional. Berdasarkan kondisi saat   “Ketiga  Sumber Daya Manusia
                 Secara umum RUU EB-ET         ini, dalam masa transisi energi saya   (SDM) yang kompeten, berkualitas
              memuat materi pokok yang disusun   usul perlunya RETINA (Revolusi   dan handal yang fokus dalam
              secara sistematis mulai dari asas   Energi Terbarukan Indonesia)   implementasi pengembangan
              dan tujuan penguasaan sumber     dipimpin Presiden agar akselerasi   energi terbarukan. Kunci utama dari
              energi baru terbarukan; pengelolaan   pengembangan energi terbarukan   keberhasilan RETINA adalah sumber
              energi baru terbarukan; penyediaan,   berjalan sukses,” ujar Ridwan.  daya manusia,” imbuh Ridwan.
              pemanfaatan, pengelolaan            “Pertama, sebagai pilar revolusi   Terakhir, Ridwan menaruh
              lingkungan hidup, dan keselamatan;   kebijakan terkait transisi energi yang   harapan segala pencapaian target
              penelitian dan pengembangan; harga   termasuk dalam pengelolaan EBT   negara untuk emisi karbon harus
              energi baru terbarukan; dana energi   dari energi berbasis fosil, Komisi VII   mengedepankan pengelolaan energi
              baru terbarukan; insentif, pembinaan,   DPR RI mengambil inisiatif dalam   secara adil dan keberkelanjutan.
              dan pengawasan; hingga partisipasi   penyusunan RUU tentang Energi   Energi bersih dan berkelanjutan harus
              masyarakat.                      Baru dan Energi Terbarukan,”      menjadi center dari upaya bangsa kita
                 Dalam rancangan regulasi itu   terangnya.                       dalam memerangi perubahan iklim.
              terdapat pengaturan mengenai        RUU EB-ET merupakan               “Segala manfaat dari pencapaian
              pengelolaan lingkungan hidup dan   konsensus semua pemangku        target tersebut harus dapat
              keselamatan, yaitu kewajiban badan   kepentingan, akan dapat memacu   memberikan manfaat sebesar-
              usaha yang menyelenggarakan      semua pihak untuk secara serius   besarnya kemakmuran rakyat
              energi baru terbarukan untuk     terlibat dalam melakukan akselerasi   Indonesia,” tutup Ridwan. leko/es




                                                                            TH. 2022      EDISI 210      PARLEMENTARIA        25
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30