Page 582 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 582
2. Demografis, Ketenagakerjaan, dan Sosial Ekonomi
Penduduk Kota Tarakan selalu meningkat dari tahun ke tahun seiring
dengan pesatnya kemajuan daerah. Peningkatan penduduk akhir-akhir ini
mencapai 3,47%. Total populasi pada tahun 2013 sebesar 220.200 jiwa.
Persebarannya masih terkonsentrasi di Kecamatan Tarakan Barat, yaitu
sekitar 35%. Jumlah penduduk laki-laki lebih besar daripada perempuan,
dengan rasio seks sebesar 108,91. Komposisi penduduk usia produktif
lebih banyak daripada yang non produktif, sehingga angka kebergantungan
hidup tergolong rendah.
Tenaga kerja di Kota Tarakan kebanyakan bekerja di sektor pertanian,
yaitu sebanyak 29,41%; disusul jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan
sebanyak 21,30%; 19,18% di sektor perdagangan ; 13% di sektor industri;
dan lain-lain. Dalam bidang kesejahteraan, tingkat kemiskinan di Kota
Tarakan hanya 7,90% (Data BPS, September 2013), atau lebih rendah
daripada daerah-daerah lain di Kalimantan Utara dan tingkat kemiskinan
nasional. Jumlah rumah tangga miskin per kelurahan disajikan pada tabel
IV-2 berikut ini,
Tabel IV-2. Jumlah Rumah Tangga Miskin per Kelurahan di Kota
Tarakan
No Kelurahan KK
Kec. Tarakan Timur 2.241
1 Lingkas Ujung 300
2 Gununglingkas 453
3 Mamburungan 489
4 Kampung Empat 174
5 Kampung Enam 197
6 Pantai Amal 402
7 Mamburungan Timur 226
Kec. Tarakan Tengah 2.943
1 Selumit Pantai 794
2 Selumit 280
3 Sebengkok 1.010
Permasalahan Surat Ijin Memakai Tanah Negara Sebagai ‘Alas Hak‘... 551

