Page 583 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 583

4    Pamusian                      515
                         5    Kampung Satu/Skip             344

                              Kec. Tarakan Barat           2.994
                         1    Karangrejo                    457
                         2    Karangbalik                   445
                         3    Karanganyar                   933
                         4    Karanganyar Pantai            988
                         5    Karangharapan                 171
                              Kec. Tarakan Utara           1.279
                         1    Juata Permai                  341
                         2    Juata Kerikil                 234
                         3    Juata Laut                    704
                                    Total:                 9.457

                      Sumber: Rekapitulasi PPLS 2011 – BPS


                 Dominasi penduduk miskin ditempati oleh masyarakat agraris
            dan masyarakat nelayan. Kedua profesi inilah yang merupakan kantong
            kemiskinan di Kota Tarakan. Tanah pertanian yang ada di Kota Tarakan
            adalah tanah pertanian kering (tadah hujan), yang ditanami palawija,
            sayur-sayuran, dan buah. Dari hasil Sensus Pertanian tahun 2003 dan
            2013 menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan rumah tangga tani,
            dari 5.912 menjadi 7.447 rumah tangga. Jika data tersebut dipilah, jumlah
            rumah tangga tani pengguna lahan dari tahun 2003 hingga 2013 telah
            mengalami peningkatan, yaitu dari jumlah 4.018 menjadi 5.316 rumah
            tangga. Tetapi jumlah petani gurem yang lahan garapannya kurang dari
            0,5 (setengah) hektar jumlahnya juga meningkat dari 1.894 menjadi 2.131
            rumah tangga tani. Data statistik tersebut menunjukkan kondisi lapar
            tanah di kalangan masyarakat agraris. Kondisi ini pula yang ditengarai
            menyebabkan terjadinya okupasi ilegal terhadap kawasan-kawasan yang
            peruntukannya bukan untuk budidaya, seperti yang terjadi di Kelurahan
            Juata Laut.
                 Dalam merencanakan ruang wilayah Kota Tarakan, Pemko kurang
            mengakomodir kondisi masyarakat agraris yang berada di bawah garis
            kemiskinan. Dalam Perda 4/2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah
            (RTRW) yang telah disusun untuk tahun 2012 – 2032, belum ada



            552      Hubungan Keagrariaan
   578   579   580   581   582   583   584   585   586   587   588