Page 602 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 602

BAB VI



                   PERMAsALAHAN PENGUAsAAN

                         TANAH DAN iMPLikAsi

                             TERBiTNYA siM-TN











             1.    Kondisi Penguasaan Tanah versus Kebijakan Tata Ruang

                   Seiring dengan perkembangan dan dinamika wilayah, penguasaan
             tanah di Kota Tarakan telah berlangsung secara meluas dan sporadik di
             ruang hingga daerah pelosok. Kondisi penguasaan tanah yang ada mengarah
             pada penggunaan dan pemanfaatan tanah yang tidak tertib serta tidak
             berkepastian hukum, sehingga menciptakan kondisi yang rawan sengketa
             dan konflik, serta mengancam kelestarian lingkungan. Di tengah-tengah
             kondisi yang demikian, Pemko Tarakan telah mengeluarkan kebijakan
             Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang berfungsi sebagaimana
             tertuang dalam Pasal 4 Perda RTRW Tahun 2012 – 2032 berikut ini:

             1)    acuan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang
                   Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah
                   Daerah (RPJMD);
             2)    acuan dalam pemanfaatan ruang / pengembangan wilayah kota;
             3)    acuan untuk mewujudkan keseimbangan pembangunan dalam
                   wilayah kota;
             4)    acuan lokasi investasi dalam wilayah kota yang dilakukan pemerintah,
                   masyarakat, dan swasta;
             5)    pedoman untuk penyusunan rencana rinci tata ruang di wilayah kota;





                                                                              571
   597   598   599   600   601   602   603   604   605   606   607