Page 600 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 600
SIM-TN juga diarsip oleh Kantor Kelurahan, yang penyimpanannya
dalam almari di ruang Seksi Pemerintahan.
SIM-TN yang dijadikan alas hak dalam pendaftaran tanah di Kantah
dan telah diterbitkan sertipikatnya, maka SIM-TN akan menjadi salah satu
berkas warkah pendaftaran tanah yang diarsip juga di Kantah. Gambar
berikut memperlihatkan pengarsipan warkah pendaftaran tanah di Kantah.
Gb V-4. Penyimpanan Warkah Pendaftaran Tanah (Arsip SIM-TN)
dalam Almari di Kantah
Dengan pengarsipan yang dilakukan secara bertingkat di kelurahan
dan kecamatan diharapkan akan mencegah terjadinya duplikasi SIM-TN.
Demikian juga pengarsipan SIM-TN di Kantah, di samping sebagai salah
satu berkas warkah, akan berguna jika sewaktu-waktu terjadi masalah atas
terbitnya sertipikat hak yang bersangkutan. Ada satu perbedaan dalam
pengarsipan di Kantor Kecamatan/Kelurahan dengan di Kantah, yaitu
kalau di Kantor Kecamatan/Kelurahan SIM-TN diarsip berdasarkan
urutan waktu (tahun) terbitnya, sedangkan di Kantah diarsip sesuai dengan
kelurahan letak bidang tanah. Sebaiknya di masa mendatang diarsip
menurut satuan kelurahan, yang mana hal tersebut akan lebih mudah dalam
mengontrol dan mengelakkan terjadinya duplikasi.
Suatu langkah yang patut diapresiasi adalah plotting bidang-bidang
tanah yang telah ber-SIM-TN di Kelurahan Juata Permai. Konon,
Kelurahan Juata Kerikil juga telah mengaplikasikannya. Atas prakarsa
sendiri, pihak kelurahan telah memplot bidang-bidang tanah dimaksud
pada citra Quickbird. Citra tersebut diunduh dari Google Earth, dan di-
Permasalahan Surat Ijin Memakai Tanah Negara Sebagai ‘Alas Hak‘... 569

