Page 596 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 596

Surat permohonan itu juga dilampiri Riwayat Asal-usul Tanah yang
             menerangkan tentang perolehan tanah dan bukti fisiknya. Riwayat Asal-
             usul Tanah ini ditandatangani hanya oleh pemohon, tidak ada petugas/
             pejabat lain yang menetapkan batas melalui penelitian yuridis bidang
             tanah. Surat lampiran lainnya adalah lembar pernyataan dari pemohon
             yang menerangkan tentang: 1) letak, dimensi (panjang dan lebar), dan
             batas-batas bidang tanahnya; 2) bidang tanah yang dimohon telah dipasang
             tanda batas dan telah memperoleh persetujuan dari penguasa/pemilik
             tanah yang berbatasan (selaku saksi batas); 3) bahan pembuat tanda batas;
             4) tanah yang dimohon belum pernah dijadikan jaminan hutang atau
             diperjualbelikan, tidak dalam persengketaan, tidak dalam penguasaan orang
             lain; dan 5) pernyataan dari pemohon bahwa apabila di kemudian hari
             ada tuntutan/gugatan atas tanah tersebut dari pihak manapun/siapapun
             maka sepenuhnya akibat hukum yang timbul menjadi tanggung jawab
             pemohon, dan surat ijin yang diterbitkan batal demi hukum, selanjutnya
             Pejabat yang menerbitkan atau menangani terbitnya SIM-TN lepas dari
             segala tuntutan dan gugatan, baik dari pemohon maupun pihak lain. Surat
             pernyataan ini bermaterai dan ditandatangani oleh pemohon, Ketua RT,
             Lurah, dan dua saksi.

                   Surat lampiran berikutnya adalah pernyataan saksi batas tanah
             perwatasan. Surat pernyataan ini menerangkan pihak-pihak yang berbatasan
             dengan tanah yang dimohon, yaitu pihak yang terletak di empat penjuru
             mata angin utama dari batas bidang. Tanda tangan beserta cap jempol
             kanan dan jempol kiri dibubuhkan, dan jika batasnya dengan jalan/
             gang maka yang menandatangani adalah Ketua RT. Para saksi batas yang
             merupakan pihak yang berbatasan tersebut juga memberi pernyataan yang
             isinya membenarkan bahwa bidang tanah perwatasan pemohon adalah
             benar-benar miliknya dan tidak pernah ada masalah dengan mereka (para
             saksi) maupun pihak lain. Surat pernyataan ini diketahui oleh Ketua RT
             dengan membubuhkan tanda tangannya. Bukti pembayaran pajak bumi
             dan bangunan juga disertakan sebagai lembar lampiran permohonan.
             Contoh berkas surat permohonan SIM-TN beserta lampirannya tersebut
             dapat dilihat pada lampiran 1.
                   Selanjutnya, petugas lapangan Kelurahan mendatangi lokasi dan
             memeriksa batas-batas bidang tanah yang dimohon. Sketsa bidang tanah
             dibuat, dan dilakukan ’pengukuran ala kadarnya’, yaitu pengukuran panjang
             dan lebar, atau pengukuran pada sisi-sisi bidang. Besaran-besaran hasil


                    Permasalahan Surat Ijin Memakai Tanah Negara Sebagai ‘Alas Hak‘...  565
   591   592   593   594   595   596   597   598   599   600   601