Page 676 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 676

Ia, menurut Daoed, dapat dikatakan tak dibatasi oleh ruang dan waktu. Ia
             lebih banyak berupa imajinasi, dan imajinasi ini dibentuk dan dibina oleh
             ideologi dan seperangkat gagasan vital pendukungnya.




























                   Secara formal, negara kita adalah negara kepulauan, sebagaimana yang
             disebut dalam Deklarasi Juanda. Hanya saja, secara real dan mental, tanah
             air kita adalah sebuah benua maritim.
                   Setiap ilmu pengetahuan, menurut Daoed Joesoef, lahir dan
             berkembang terikat kepada kebudayaan. Meskipun imajinasi mengenai
             kebudayaan maritim telah lama pupus, yang juga memupuskan banyak
             pengetahuan yang menyertainya, setiap ikhtiar serius untuk menghidupi
             dan menghidupkan tradisi ilmu pengetahuan di tanah air mestinya
             mencoba mengorek kembali imajinasi dan pengetahuan maritim yang
             telah pupus itu. Tak terkecuali dengan kajian keilmuan agraria. Dengan
             begitu, maka imajinasi patria Indonesia di dalam kajian agraria menjadi
             utuh.
















                                                   Ilmu Agraria Lintas Disiplin  645
   671   672   673   674   675   676   677   678   679   680   681