Page 463 - Konstitusionalisme Agraria
P. 463

Pasal 28I ayat 3  Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional
                               dihormati selaras dengan perkembangan zaman
                               dan peradaban.
             Pasal 33          (1)  Perekonomian disusun sebagai usaha bersama
                                   berdasar atas asas kekeluargaan.
                               (2)  Cabang -cabang produksi yang penting bagi
                                   negara dan yang menguasai hajat hidup orang
                                   banyak dikuasai oleh negara.
                               (3)  Bumi dan air dan  kekayaan alam yang
                                   terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara
                                   dan dipergunakan untuk sebesar -besar
                                   kemakmuran rakyat.
                               (4)  Perekonomian nasional diselenggarakan
                                   berdasar atas demokrasi ekonomi dengan
                                   prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan,
                                   berkelanjutan, berwawasan lingkungan,
                                   kemandirian,  serta dengan  menjaga
                                   keseimbangan kemajuan dan kesatuan
                                   ekonomi nasional.

                 Konstitusionalisme agraria menjadi dasar untuk mengoreksi
            tindakan-tindakan hukum pemerintah baik yang dilakukan
            dalam bentuk undang-undang maupun kebijakan dan instrumen
            hukum lainnya yang merenggut hak warga negara untuk memiliki
            dan memanfaatkan tanah dan sumber daya bagi kelanjutkan
            kehidupannya. Dengan kata lain, konstitusionalisme agraria
            akan menguji mana tindakan pemerintah yang sesuai dengan
            kewenangannya dan mana tindakan pemerintah yang merupakan
            kesewenang-wenangan.
                 Perwujudkan konstitusionalisme agraria tidak saja dapat
            diwujudkan lewat jalur institusi formal, seperti mendorong
            perubahan undang-undang, mengajukan gugatan ke pengadilan,
            atau melakukan penggalangan dukungan untuk membuat
            atau merubah suatu kebijakan pemerintah. Upaya untuk
            mewujudkan konstitusionalisme agraria dapat dilakukan pula
            dengan memperkuat pendidikan kepada kelompok petani, nelayan

               432     Konstitusionalisme Agraria
   458   459   460   461   462   463   464   465   466   467   468