Page 460 - Konstitusionalisme Agraria
P. 460

Republik Indonesia yang dinyatakan dalam Pembukaan UUD
            1945 bahwa Pemerintahan Negara Republik Indonesia dibentuk
            untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
            darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum serta
            mewujudkan keadilan sosial.
                 Atas dasar itu, maka konstitusi harus terus dihidupi oleh
            semangat mengutamakan dan melindungi rakyat agar keadilan sosial
            dapat terwujud. Sejumlah ketentuan di dalam UUD 1945 menjadi
            dapat dipergunakan sebagai argumentasi dalam memperjuangkan
            hak warga negara atas tanah dan sumber daya alam lainnya. Setiap
            warga negara baik secara perseorangan maupun secara bersama-
            sama memiliki hak untuk memilik tanah dan sumber daya alam
            lainnya serta mempertahankan haknya tersebut (Pasal 28D ayat 1,
            Pasal 28G ayat 1, Pasal 28H ayat 1, dan Pasal 28H ayat 4 UUD 1945).
            Dalam hal ini termasuk pula hak-hak masyarakat adat atas tanah,
            wilayah dan sumber daya alam yang merupakan bagian dari hak
            tradisionalnya (Pasal 18B ayat 2, dan Pasal 28I ayat 3 UUD 1945).
            Setiap warga negara memiliki pula hak untuk memperjuangkan
            tanahnya yang dirampas oleh pihak lain. Perjuangan tersebut bisa
            dilakukan secara sendiri-sendiri maupun secara kolektif dalam
            wadah organisasi (Pasal 28C ayat 2, dan Pasal 28E ayat 3 UUD 1945).
            Tanggungjawab negara untuk menjadikan semua tanah dan sumber
            daya alam lainnya serta hasil dari cabang-cabang produksi yang
            penting bisa dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat
            yang pengelolaannya didasarkan kepada prinsip-prinsip demokrasi
            ekonomi (Pasal 33 ayat 1 sampai 4 UUD 1945).
                 Ketentuan konstitusi yang tidak kalah penting, tetapi jarang
            dikemukakan sebagai argumentasi untuk memperjuangkan hak atas
            tanah dan sumber daya alam lainnya, adalah Pasal 28H ayat (2) UUD
            1945 yang menyatakan: “Setiap  orang  mendapat  kemudahan  dan
            perlakuan  khusus  untuk memperoleh  kesempatan  dan  manfaat
            yang  sama  guna  mencapai persamaan dan keadilan.” Ketentuan
            ini memiliki bukan saja memberikan suatu afirmasi kepada warga
            negara yang memperjuangkan haknya atas tanah dan sumber daya
            alam lainnya, tetapi juga memberikan landasan untuk melakukan


                                        Konstitusionalisme dan Reforma Agraria     429
   455   456   457   458   459   460   461   462   463   464   465