Page 185 - 95213-undang--undang-nomor-7-tahun-2017-tentang-pemilu
P. 185

PRES IDEN
                                                   REPUBLIK INDONESIA



                                                          -184-






                                (3)  Pesan  Ikmpanye Pemilu ss[agaimana dimaksud pada
                                             _
                                     ayat (21 dapat berupa hrlisan, suara, gambar, tulisan dan
                                     gambar, atau suara dan gambar, yang bersifat naratif,
                                                                                                       Salis,
                                     karakter, interaktif atau tidak interaktif, serta yang tapat
                                     diterima melalui perangkat penerima pesan.

                               (4)   Media massa cetak, media daring, media sosial, dan lembaga
                                     penyiaran dalam memberitakan,  menyiarkan, dan
                                     mengiklankan Kampanye Pemilu sebagaimana  dimaksud
                                     gada ayat (1) harrs memahrhi larangan dalam Kamparrye
                                     Pemilu sebagaimana dimaksud  dalam           pasal  280.
                               (s)   Media massa cetak, media daring, media sosial, dan lembaga

                                     penyiaran  sebagaimana  dimaksud pada ayat (1) setama Masa
                                     Tenang dilarang menyiarkan berita, iklan, rekam jejak
                                     Peserta Pemilu, atau bentuk lainnya yang mengarah pada
                                     kepentingan  Kampanye Pemilu yang mengunttrngkan  atau





                                                               Pasal 288

                               (1) Iembaga penyiaran publik Televisi Republik  Indonesia,
                                     lembaga penyiaran publik Radio Republik  Indonesia, lembaga
                                     penyiaran publik lokal, lembaga penyiaran swasta, dan
                                     lembaga penyiaran berlangganan memberikan alokasi walrtti'
                                     yang sama dan memperlalnrkan  secara berimbang                  peserta
                                     Pemilu untuk menyampaikan materi lGmpanye                pemilu.         ,
                                                                                                               ,
                               (21 Lemboga  penyiaran  komunitas  dapat menyiarkan proseS

                                     Pemilu sebagai benhrk layanan kepada masyarakat,  tetapi  .'
                                     tidak boleh dimanfaatkan  unhrk kepentingan  kampanye
                                     Peserta Pemilu.

                               (3) Televisi Republik Indonesia dan Radio Republik  Indonesia
                                     menetapkan  standar biaya dan persyaratan iklan Kampanye
                                     Pemilu yang sarna kepada setiap        peserta pemilu.








                                                                                          Paragraf2. . .
   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190