Page 140 - Lestari_Bahasa
P. 140
131
‘menyuruh’ seringkali diperhalus menjadi fungsi
‘mengundang’ atau ‘menanyakan’. Dengan demikian,
fungsi direktif berkaitan erat dengan fungsi persuasif
dan fungsi informatif.
11.4 Fungsi Persuasif
Fungsi persuasif, yang merupakan
pengembangan dari fungsi direktif, merupakan
fungsi bahasa yang sering digunakan oleh staf
restoran ketika menawarkan dan memberikan
alternatif kepada tamu dengan tujuan melakukan
penjualan produk restoran. Dalam realisasi fungsi
persuasif, semua ekspresi bahasa yang digunakan
saat merekomendasikan makanan dan minuman
bertujuan untuk membuat tamu tertarik dan akhirnya
memilih menu yang disarankan. Staf restoran
tentunya tidak dapat memaksa tamu untuk memilih
atau melakukan sesuatu, sehingga setiap instruksi
atau tawaran harus dilakukan dengan ungkapan-
ungkapan yang lebih santun. Misalnya, waitress
berhasil mempengaruhi tamu untuk menambah
pesanan makanannya dengan cara
merekomendasikan hidangan pendamping dalam
kalimat “Would you like some rice? Like a ... rice,
naan, or some vegetables for your Butter Chicken?
For the Butter Chicken better with the plain naan, or
garlic or cheese.”.
Fungsi persuasif ini seringkali digunakan oleh
para staf restoran untuk meningkatkan penjualan
produk. Penggunaan fungsi persuasif selalu disertai
dengan berbagai penjelasan sebagai penguat

