Page 11 - Jurnal Maxie-Machmud Djunaidy
P. 11
Maxie Djonny, Machmud Djunaidy. Efek Rekayasa Proses Bahan Baku Pada Penyulingan… | 143
Gambar 2. Hubungan Waktu fermentasi dengan Rendemen
HASIL DAN PEMBAHASAN komponen-komponen minyak yang memiliki
titik didih rendah dan terletak pada lapisan
Variasi yang dilakukan adalah variasi luar dari potongan rimpang akan menguap
waktu fermentasi, kondisi operasi dan terbawa angin pada proses fermentasi.
penyulingan adalah waktu penyulingan 6 jam, Oleh karena hal tersebut, rendemen minyak
dan rimpang jeringau 1000 gram. turun seiring dengan lamanya waktu
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan fermentasi. Perlakuan fermentasi dengan
diperoleh rendemen yang dapat dilihat pada waktu yang cukup, dapat memberikan
Tabel 2 kesempatan Rhizopus sp. untuk melakukan
Rendemen minyak jeringau pada aktivitasnya dalam upaya merombak selulotik
fermentasi 12 jam merupakan fermentasi dan sel-sel rimpang hingga dapat mencapai
dengan perolehan minyak jeringau yang fase optimum.
paling tinggi dibandingkan variasi fermentasi Dari Gambar 2 di atas terlihat bahwa
lainnya. Untuk fermentasi selama 12 jam, peningkatan lamanya waktu fermentasi
diperoleh rendemen setelah penyulingan sangat berpengaruh terhadap % rendemen
mencapai 1,023 % b/b. Sedangkan, untuk minyak jeringau yang diperoleh. Pada
fermentasi selama 96 jam, rendemen yang penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh
diperoleh setelah penyulingan hanya Sampelangi (2011), melakukan penyulingan
mencapai 0,30 % b/b. Dari hasil ini dapat minyak jeringau tanpa fermentasi,
disimpulkan; semakin lama proses fermetasi, memperoleh rendemen tertinggi pada 0,587
semakin menurun perolehan rendemen %. Hal ini menunjukkan bahwa proses
minyak. Hal ini dikarenakan proses fermentasi sebelum penyulingan mampu
fermentasi telah menghancurkan dinding sel meningkatkan rendemen minyak.
dan rambut kelenjar yang mengikat minyak
dalam rimpang jeringau, sehingga

