Page 8 - Jurnal Maxie-Machmud Djunaidy
P. 8
140 | Jurnal Bertani, Vol.12 No.2, Mei 2017
Abstrak
139
Indonesia memiliki banyak jenis tanaman dengan kandungan minyak atsiri, dan satu
diantaranya adalah tanaman Jeringau (Acorus Calamus). Bagian dari tanaman
jeringau yang banyak mengandung minyak atsiri adalah rimpang (akar) dengan kadar
minyak 2-9% (Trubus 2009). Rekayasa proses pada perlakuan awal dapat
meningkatkan rendemen minyak jeringau. Target yang ingin dicapai dalam penelitian
ini adalah meningkatkan produksi, mutu (quality) dan efektivitas penyulingan minyak
Jeringau (Calamus oil). Teknik fermentasi merupakan metode rekayasa proses yang
dipilih untuk meningkatkan perolehan hasil minyak Jeringau. Metode yang akan
digunakan adalah adalah eksperimen terhadap sistem penyulingan menggunakan
metode Steam Distilation. Dalam metode ini dilakukan perlakuan awal yaitu proses
fermentasi rimpang jeringau. Parameter minyak yang akan dianalisis yaitu persentasi
rendemen, dan analisis mutu minyak secara fisik dan kimia meliputi: performa minyak
(warna), berat jenis, putaran optik, kelarutan dalam alkohol serta kadar Eugenol dan
kadar Asaron. Dari hasil penelitian analisa yang telah dilakukan didapatkan jumlah
rendemen sebesar 0,3 - 1,023%, sedangkan rendemen tertinggi pada penelitian ini
adalah sebesar 1,023% untuk temperatur kondensat 10 °C, dengan waktu optimum
3
fermentasi selama 12 jam. Nilai berat jenis berkisar antara 1,0625 g/cm . Nilai putaran
optik sebesar (+)1,2. Kelarutan dalam alkohol sebesar 1:5. Kadar eugenol sebesar
4,71 - 5,505% dan Beta Asaron sebesar: 92,287 %.
Kata Kunci: Jeringau, steam distillation, minyak atsiri, dan asaron.

