Page 12 - Jurnal Maxie-Machmud Djunaidy
P. 12
144 | Jurnal Bertani, Vol.12 No.2, Mei 2017
Tabel 1. Karakterisasi Minyak Jeringau
No. Karakterisasi Hasil yang Standar Mutu
diperoleh Minyak Jeringau
1. Berat Jenis 25°C/25°C (g/mL) 1,0624 1,060-1,080
2. Putaran Optik (+) 1,2 (-)2-(+)6,5
3. Kelarutan dalam alkohol 90 % 1 : 5 1 : 5
4. Kadar Eugenol (Methyl 1,197 -
Isoeugenol) %
5. Kadar Asaron (Beta Asarone) % 92,287 -
Karakterisasi Minyak Jeringau DAFTAR PUSTAKA
Karakterisasi minyak jeringau hasil
penyulingan dengan temperatur kondensat Anonim. 2009. "Minyak Atsiri Trubus Info kit
10 °C meliputi berat jenis, putaran optik, vol. Trubus
kelarutan dalam alkohol, kadar eugenol dan Napitupulu. 2006. "Modifikasi Ketel Penyuling
kadar asaron disajikan dalam tabel 1. Nilam Untuk Mempersingkat Waktu
Berdasarkan Standar Mutu Minyak Penyulingan", Buletin Utama Tahun
Jeringau (EOA No. 101) hasil karakterisasi 2006, volume 10 No. 1 : 38-42
untuk mutu minyak jeringau baik berat jenis, Marwati dan Hernani. 2006. "Peningkatan
putaran optik dan kelarutan dalam alkohol 90 Minyak Atsiri melalui Proses
% telah memenuhi standar mutu Minyak Pemurnian".
Jeringau. Sedangkan untuk komponen http://www.mutuminyakatsiri.co.id/library/
terbanyak dalam minyak jeringau yang makalah/hernani-peningkatanmutu,pdf.
dihasilkan dalam penelitian ini senyawa [25 Juni 2012]
Alpha Asarone.
KESIMPULAN
Pengembangan model alat
penyulingan untuk produksi minyak atsiri
jeringau dilangsungkan dengan
menambahkan pemanas pada ketel. Hasil
penyulingan dari penelitian ini adalah
rendemen 0,910 %. Komponen utama
minyak jeringau adalah beta asaron.

