Page 175 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 175

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            dasarkan isu kontemporer yang berkembang. Misalnya terkait
            isu kurikulum KTSP maka diadakan pembedahan kitab Ta’lim
            al-Mutaallim menurut perspektif KTSP, atau kitab Uqud al-Lu-
            jain saat ramai isu gender, atau kitab Nasha’ih al-‘Ibadyang yang
            membahas tentaag etnonasionalis atau keragaman. Pada divisi
            Sosial dan Budaya memiliki program pengobatan gratis kepada
            masyarakat dan pelatihan-pelatihan sosial yang mendukung bu-
            daya masyarakat Sukabumi.


            Divisi Perdamaian  dan Kemanusiaan  memiliki  satu program
            menarik  bernama  Respect  and Dialogue  (Redi) yang beker-
            jasama dengan The Wahid Foundation, FOPULIS, dan FKUB.
            Program Redi sendiri terbagi menjadi tiga bagian. Bagian per-
            tama  bernama  Basic  Training.  Pada  bagian  ini,  program  ber-
            bentuk seminat penyampaian materi keberagaman. Para peserta
            diperkuat pemahaman kebangsaan, hak asasi manusia (HAM),
            keragaman,  dan kebhinnekaan.  Sebuah wacana  dasar untuk
            memperkuat keberagaman dalam persatuan.


            Bagian kedua bernama Live In, yakni tinggal dan hidup di mas-
            yarakat yang berbeda pemahaman atau berbeda keyakinan. Satu
            kelompok  berisi  lima  orang,  yang  kemudian  ditempatkan  di
            masyarakat. Pada bagian ini mirip program KKN di perkuliah-
            an. Karena Sukabumi adalah salah satu kabupaten yang sangat
            kaya dalam perbedaan kelompok dan keyakinan, maka rentan
            terjadi gesekan di antara mereka.

            LENSA melalui program Live In mencoba untuk memberikan
            ruang perjumpaan agar terjalin saling memahami dan mengerti
            serta terjalin sikap toleransi yang baik. Ada banyak kelompok di
            Sukabumi. Misalnya, seperti kelompok Persis, Nahdlatul Ula-
            ma, Muhammadiyah, Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (Sy-
            iah Ijabi), Ahmadiyah, LDII, Kristen, Masyarakat Adar Kasepu-



                                                                      | 161
   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180