Page 173 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 173

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            santriwati sebagai alat komunikasi. Nahasnya, surat dari santri-
            wati tersebut yang disimpan di dalam lemarinya, diketahui saat
            ada razia keamanan pesantren. Semua santri di seluruh pondok
            pesantren dilarang berpacaran atau berhubungan dengan santri-
            wati meski dengan tulisan. Maka Daden dihukum atau ditakzir
            atas perbuatan tersebut. Info pelanggaran Daden diumumkan ke
            seluruh pondok agar memberikan efek jera. Daden merasa malu.


            Pada saat itulah sosok Kiai Abdul Aziz Masthuro menjadi penye-
            juk hati. Menyadarkan Daden bahwa sebenarnya para pengurus
            pesantren tidak berniat buruk untuk mempermalukan  dirinya,
            akan tetapi pihak keamanan sedang membantunya melepas kes-
            alahan agar tidak diulangi atau diikuti oleh santri lainnya.


            Kiai Abdul Aziz Masthuro mengibaratkannya seperti orang yang
            ingin jatuh, sebelum jatuh, para pengurus pesantren membantun-
            ya kembali ke tempat yang aman. Seperti orang sakit yang ingin
            sehat harus minum obat yang tidak enak di lidah. Daden menco-
            ba memahami kalimat tersebut dan memaklumi perlakuan pihak
            keamanan pondok pesantren.

            Berkiprah untuk Masyarakat


            Daden aktif di organisasi sejak MAK dengan mengikuti Ikatan
            Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU). Jiwa organisatif mulai diper-
            dalam pada masa-masa ini. Ketika menjadi  mahasiswa pada
            jurusan Pendidikan Agama di STAI (Sekolah Tinggi Agama Is-
            lam) Al-Masthuriyah, dia dan enam kawannya menciptakan fo-
            rum diskusi aktif bernama Lensa (Lembaga Analisis Sosial dan
            Agama). Forum ini dibentuk berdasarkan semangat jiwa maha-
            siswa, digunakan sebagai persiapan sebelum presentasi di kelas
            perkuliahan.





                                                                      | 159
   168   169   170   171   172   173   174   175   176   177   178