Page 168 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 168

Daden Sukendar |  Aktifis Sosial dari Pesantren


            Tahun 2006, ia menikah dengan Melaty Soraya dan dikarunia
            dua orang anak, Muhammad Azka Mantika Alsakandari (2008),
            dan Rikza Abdurrahman Alsakandari, yang lahir bertepatan den-
            gan wafatnya Gus Dur, 30 Desember 2009. Nama Abdurrahman
            pada anak keduanya ini diambil  dari nama Gus  Dur sebagai
            bentuk rasa cinta sang ayah kepada tokoh pluralis tersebut. Juga
            diniatkan sebagai bentuk ngalap berkah.


            Direktur Lembaga Penelitian Sosial dan Agama (LENSA) ini
            setiap harinya sibuk di berbagai  tempat.  Selain mengajar di
            Pesantren asalnya,  Pondok Pesantren Al-Masthuriyah, ia juga
            menjadi dosen tetap di Sekolah Tinggi Agama Islam Sukabu-
            mi. Selain itu, juga mendapat kepercayaan sebagai Ketua Umum
            Forum Komunikasi Pemuda Muslim Sukabumi, Ketua Pembina
            Forum Pemuda Lintas Iman Sukabumi (FOPULIS), Ketua Fo-
            rum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sukabumi, Sekretar-
            is Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, dan
            Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi. Dalam hidup
            ini, Daden meyakini bahwa kondisinya saat ini adalah bentuk
            keberhasilan cara didik orangtuanya, bukan karena dirinya ber-
            hasil menjalani hidup.

            Masa Kecil


            Sejak kelas dua Sekolah Dasar (SD), Daden sudah memeliha-
            ra  kambing. Awal  membeli  kambing  didapat  dari  uang  hasil
            pemberian orang-orang yang dikumpulkan saat slametan suna-
            tan (khitan). Sepulang dari sekolah biasanya ia menggembala
            kambingnya di padang rumput desa sekitar. Sambil menunggu
            kambingnya makan, Daden terkadang bermain dengan beberapa
            teman sebayanya yang tidak jauh dari lokasi kambingnya. Sore
            harinya dia pulang untuk bersiap-siap berangkat ngaji dengan
            membawa kambingnya yang perutnya sudah terisi penuh.



            | 154
   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173