Page 163 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 163

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren



            Tidak hanya anak warga desa pasir angin saja, tapi juga menja-
            di tempat alternatif pembelajaran Bahasa Inggris yang diminati
            oleh para akademisi, mahasiswa dan para aktifis.


            Bagi anak-anak jalanan, anak-anak terlantar yang tidak sekolah,
            dan warga desa Pasir Angin sama sekali tidak dipungut biaya,
            semua  disediakan  secara  gratis.  Sedangkan untuk para  maha-
            siswa,  akademisi  dan  aktifis  yang  punya  kemampuan  untuk
            membayar ditarif biaya Rp200.000. Biaya ini sudah termasuk
            biaya pendidikan,  penginapan  dan makan.  Adapun hasilnya
            dikelola langsung oleh santri-santri yang mukim di pesantren.


            Salah satu anak santri yang sempat penulis rekam pembicaraan-
            ya adalah Salma. Perempuan berusia enam belas tahun ini tidak
            sekolah. Ia berasal dari Tapos Ciawi yang tidak terlalu jauh dari
            pesantren, hanya beda kecamatan. Ia baru setahun dididik oleh
            oleh Kang Aang di pesantren Assalam. Namun, kemampuannya
            berbahasa ingris sangat luar biasa untuk anak seusianya. Bahkan
            Salma juga sempat diminta untuk mengajar dibeberapa sekolah
            SLTA di sekitar kecamatan Ciawi dan Mega Mendung. Padahal
            awalnya dititipkan ke sekolah oleh Kang Aang untuk merasakan
            pendidikan di sekolah formal.


            Tidak hanya itu, Salma juga sudah berkunjung ke Swis. Ia san-
            gat fasih menerangkan  bagaimana  pemerintahan  Swis mem-
            berlakukan  anak-anak  sekolah.  Negara  yang  dianggap  paling
            maju pendidikannya tersebut paling tidak sekarang ini menjadi
            acuan sistem pendidikan di Ponpes Assalam. Meskipun untuk
            menyempurnakan sistem terebut membutuhkan waktu.

            Selain belajar bahasa inggris, di Pesantren Assalam juga diajar-
            kan pendidikan agama, dari mulai baca tulis al-Quran, tahsin,



                                                                      | 149
   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168