Page 162 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 162
ali qahar | Pendiri Pesantren ASSALAM
Beberapa alumni Rumah Sahabat Anak Puspita telah hidup
mandiri dan sukses. Dalam kehidupan baru mereka tetap sering
berkunjung ke tempat asal belajarnya. Mereka ikut membantu
apa yang sudah menjadi program anak puspita. Sejarah yang
pernah Aang torehkan di Kediri juga sudah mulai dirasakan di
Rumah Sahabat Anak Puspita Jakarta. Sehingga ia merasa jika
Rumah ini ditinggalkan dipastikan sudah bisa berjalan berkat
bantuan para alumninya dan para donatur yang membantunya
selama ini.
Pesantren Assalam, Wujud Kampus Kehidupan
Angan-angan untuk mewujudkan pendirian pesantren kampus
kehidupan bagi semua kalangan dan tanpa batas usia terus Aang
kampanyekan. Impian yang telah dilukiskan bersama anak-anak
Puspita sering dibawa untuk mendapatkan dukungan dari berb-
agai pihak. Kemudian di Tahun 2008, Aang bertemu dengan Ibu
Susi, salah seorang yang punya kepedulian terhadap anak ter-
tarik untuk memberikan lahan yang dicita-citakan. Kemudian
berdirilah Pondok Pesantren Assalam pada tahun 2012 yang be-
ralamat di Gunung Geulis Desa Pasir Angin, Kecamatan Mega
Mendung, Kabupaten Bogor dengan luas tanah 2 Hektar.
Di lokasi pegunungan yang indah panoramanya,Pondok Pesant-
ren Assalam kemudian lebih di kenal oleh masyarakat setempat
sebagai Pesantren Inggris. Karena semua anak-anak yang nyan-
tri di Assalam wajib berkomunikasi dengan Bahasa Inggris.
Tempat ini kemudian tidak hanya sebagai tempat belajarnya
anak-anak jalanan, tapi juga anak-anak yang tidak sekolah di-
usia sekolah. Selain itu, tempat ini juga menjadi tempat favorit
bagi warga Pasir Angin untuk menitipkan anaknya agar bisa be-
lajar Bahasa Inggris.
| 148

