Page 164 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 164

ali qahar |  Pendiri Pesantren ASSALAM


            tahfidz, juga mata pelajaran aqidah, fikih, akhlak dan ilmu alat
            (sorof-nahwu). Saat ini santri yang menetap  mukim baru 30
            anak, sedangkan anak warga sekitar hanya mengambil jam sore
            saja kemudian pulang kembali ke rumah masing-masing.


            Kini, Aang  baru  berusia  46  tahun,  bersama  istrinya  terus  se-
            mangat mewujudkan kampus kehidupan tersebut. Kampus ke-
            hidupan yang ia maksud adalah fakta sosial itu sendiri. Menurut-
            nya, tempat belajar yang paling efektif adalah kehidupan nyata.
            Oleh karenanya mewujudkan lingkungan yang kondusif bagian
            dari cita-citanya untuk mengkader generasi bangsa.

            Di pesantren  Assalam ini pula, anak-anak  ditumbuhkan  rasa
            nasionalismenya, cinta kepada tanah air, cinta kepada sesama,
            toleran dan inklusif. Karena manusia diciptakan oleh Allah den-
            gan kepala yang beda, mulut yang beda, wajahnya pun tidak ada
            yang sama. Perbedaan itu adalah sunnatullah, makanya menyer-
            agamkan manusia itu melawan kehendakNya. Sebagai manusia,
            hanya ditugaskan untuk saling mengenali, bersatu rukun, bukan
            menyeragamkan aktifitas dan pekerjaan.

            Anak-anak bangsa tidak  boleh  dipaksa  untuk mempelajari
            seluruh  mata  pelajaran,  karena  setiap  anak  punya  minat  dan
            bakat keilmuannya masing-masing. Oleh sebab itu pendidikan
            yang ada ditingkat SMP dan SMU yang ada dinegara ini menurut
            Aang  sangat  tidak  cocok  disebut  sebagai  pendidikan.  Karena
            membebankan seluruh mata pelajaran untuk diikuti oleh semua
            peserta didik.


            Sehingga gurunya pun dibuat kelelahan menyiapkan pembela-
            jaran, dan tidak ada program pendampingan. Sementara pendi-
            dikan yang terpenting buat anak adalah pendampingan bukan
            pembelajaran semata. Jika guru dituntut lebih banyak untuk pen-



            | 150
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169